Ilustrasi tangan yang menjunjung bumi hijau (Sumber : Pinterest)
Apresiasi – Setiap tanggal 22 April kita selalu memperingati Hari Bumi Sedunia atau yang biasa dikenal dengan Earth Day. Tentunya, ini menjadi sebuah momen di mana kita diajak berhenti sejenak meninggalkan semua aktivitas untuk melihat dan mengevaluasi diri tentang apa yang sudah kita persembahkan untuk bumi tercinta.
Hari Bumi bukan sekadar seremoni belaka, melainkan seruan untuk melakukan sebuah perubahan terhadap bumi kita tercinta. Mulai dari cara kita berpikir, cara kita mengelola hidup, dan cara kita menjaga lingkungan di mana kita hidup. Belakangan ini, bumi sedang tidak baik-baik saja. Beragam masalah mulai timbul menandakan bahwa bumi semakin menua. Dimulai dari asap polusi yang semakin menebal di seluruh penjuru dunia, hingga kerusakan dan punahnya spesies hewan langka. Hal tersebut menjadi sebuah peringatan yang seharusnya kita sadari dan evaluasi. Segala yang dialami oleh bumi kita sekarang adalah alarm keras bagi kita untuk memulai perubahan baru.
Tahun demi tahun, suhu global semakin naik, bencana alam semakin sering terjadi, dan kualitas udara semakin menurun. Semua ini bukanlah kebetulan. Ini adalah dampak nyata dari gaya hidup manusia yang serba cepat dan seringkali abai terhadap kelestarian alam. Namun, harapan belum hilang. Setiap aksi kecil punya arti besar. Mengurangi sampah plastik, menanam pohon, menghemat energi, beralih ke transportasi ramah lingkungan, hingga menyuarakan kebijakan pro-lingkungan adalah bentuk cinta nyata pada bumi.
Hari Bumi Sedunia pada tahun 2025 membawakan tema “Our Power, Our Planet” atau “Energi Kita, Planet Kita”. Pada Hari Bumi ini, kita diajak untuk mendukung energi terbarukan dan peningkatan pembangkitan listrik global terbarukan hingga tahun 2030. Tentunya, kita bertanya-tanya, mengapa kita harus mendukung dan menyerukan pengembangan energi terbarukan?
Dikutip dari situs web Earthday.org, pengembangan energi terbarukan sangat penting dan harus dilakukan karena sumber dayanya yang sangat melimpah di alam seperti matahari, air, angin, hingga panas bumi. Sumber energi terbarukan sangat penting karena eksistensinya dapat mengurangi emisi gas rumah kaca yang memengaruhi kondisi bumi kita.
Terdapat tiga hal sederhana yang dapat kita lakukan untuk merayakan Hari Bumi. Pertama, mematikan lampu dan peralatan elektronik selama 1 jam, tindakan ini dapat membantu untuk menghemat energi. Kedua, menggunakan transportasi umum, kegiatan ini bisa mengurangi emisi gas dan polusi. Terakhir, membuat komitmen kecil untuk memperbaiki lingkungan, seperti “Mulai hari ini, aku nggak akan buang sampah sembarangan.” Tulis dan tempel di kamar!
Sudah semestinya kita menyayangi bumi kita karena seorang bijak pernah berkata “Kita tidak mewarisi Bumi dari nenek moyang kita, kita meminjamnya dari anak cucu kita.”
Bumi telah memberi kita segalanya, sekarang waktunya kita membalasnya.
Selamat Hari Bumi Sedunia!
Penulis: Rafi Rasendriya Sandy
Editor: Nuzulul Magfiroh, Nurjannah
Referensi
Disway.id. (2025, April 15). Peringatan Hari bumi sedunia 2025: Intip Sejarah Dan Temanya .disway.id. https://disway.id/read/868126/peringatan-hari-bumi-sedunia-2025-intip-sejarah-dan-temanya



