Single Father: Matthew Logelin dalam Fatherhood

Ilustrasi kedekatan anak dengan seorang ayah (Sumber: pinterest.com)

Film – Bertepatan dengan Hari Ayah Nasional yang diperingati pada 12 November 2021, ada banyak kegiatan yang bisa kita lakukan, salah satunya dengan menghayati betapa berartinya peran seorang Ayah dalam kehidupan anak dan suatu keluarga.

Berbicara mengenai pentingnya peran seorang Ayah dalam kehidupan anak, film Netflix bertajuk Fatherhood yang rilis pertengahan tahun 2021 ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk Sobat Dipo merayakan Hari Ayah, lho!

Film yang berhasil menduduki peringkat teratas Netflix di 82 negara ini merupakan film bernuansa drama komedi berdasarkan adaptasi novel best seller Two Kisses for Maddy: A Memoir for Loss and Loss yang merupakan kisah nyata karya Matthew Logelin. Novel sekaligus film ini menceritakan tentang Matthew Logelin yang diperankan oleh Kevin Hart, mengalami peristiwa kehilangan istrinya. Kondisi ini mengharuskan Matthew menjadi sosok Ayah sekaligus Ibu bagi putrinya, Maddie. Semua orang termasuk sahabat dan orang tua Matthew ragu melihat Matthew menjadi seorang single father, ditambah Matthew tidak tahu apa-apa dan bagaimana menjadi seorang ayah, serta beban pekerjaannya di kantor membuat ia semakin bingung untuk mengatur waktu.

I can’t do it but you know what? I’m going to do it.” – Matthew Logelin

Meski begitu, Matthew bersikeras untuk membuktikan kepada dirinya sendiri maupun orang lain bahwa ia bisa menjadi Ayah yang memberikan kehidupan terbaik bagi Maddie yang diperankan oleh Melody Hurd. Berbagai hal yang tidak diduga Matthew sampai momen lucu dan mengharukan dilewati kala ia membesarkan Maddie seorang diri. Perjuangannya sebagai seorang single father tidak berhenti sampai putrinya dewasa dan telah bersekolah.

Dari film yang disutradarai Paul Weitz ini, penonton akan dibuat tertawa, terharu, sekaligus banyak belajar bahwa perjuangan menjadi seorang Ayah tidaklah mudah. Berikut beberapa pesan yang dapat diambil dari film “Fatherhood”

  1. Menerima kenyataan akan kematian atau kehilangan seseorang tercinta

Menerima realita bahwa orang yang kita cintai telah pergi secara tidaklah mudah. Proses ini tentunya memberikan pengalaman emosional yang intens bagi setiap individu. Individu belajar menyesuaikan diri pasca kehilangan orang yang dicintai dan berupaya melanjutkan kehidupan tanpanya, belajar mengatur ulang peran dan mungkin menugaskan peran tersebut kepada diri sendiri atau orang lain.

Karakter Matthew di Fatherhood ini mengajarkan kita bahwa walaupun kita ditimpa musibah kehilangan, life must go on. Hidup harus terus berjalan, apa pun kondisinya ditambah Matthew memiliki tanggung jawab yang menantinya, yaitu menjadi seorang Ayah sekaligus Ibu bagi anak pertamanya.

Saking uniknya, Matthew memberanikan diri untuk bergabung di komunitas ibu muda meski ia seorang bapak. Ia pun kerap curhat di komunitas tersebut soal repotnya kehidupan dalam mengasuh si kecil.

  1. Menormalisasi keterlibatan Ayah dalam pengasuhan anak

Seorang Ayah seringkali digambarkan lebih sibuk di dunia kerja dan berjuang untuk menghidupi istri dan anak-anaknya. Dengan kata lain, Ayah menjadi figur asing bagi anak-anak sehingga anak-anak tidak berani atau enggan dengan Ayah mereka. Meskipun tidak dapat disamaratakan bahwa keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak masih sangat minimal.

Karakter Matt dalam film ini mengantarkan kita untuk melihat sisi lain sosok Ayah yang selalu digambarkan maskulin dalam mengasuh putrinya seorang diri sambil tetap bekerja yang bahkan awalnya sempat diragukan atau dianggap sebelah mata oleh orang tuanya. Dari film ini menunjukkan kewajaran bahwa Ayah memiliki peran ganda dalam keluarga.

  1. Pekerja keras dan pantang menyerah

Sebagai seorang Ayah tunggal, Matthew memegang peran ganda dalam keluarga. Bukan hanya mengurus anaknya di rumah, ia juga bekerja dengan cerdas demi kemakmuran keluarga kecilnya. Adakalanya ia berada di posisi sulit,  sebagai contoh, ia melobi atasannya untuk dapat mengizinkannya bekerja dari rumah selagi menjaga anak. Meski begitu, Matt tetap produktif mengeluarkan banyak ide, melakukan presentasi virtual, hingga berkontribusi penting untuk kemajuan perusahaan.

  1. Pentingnya memiliki prinsip hidup

Fatherhood menekankan bahwa anak-anak harus memiliki hak untuk memilih jenis pakaian yang membuat mereka nyaman daripada mematuhi aturan tertentu, seperti aturan berbasis gender bahwa anak laki-laki memakai celana dan anak perempuan memakai rok. Matthew menerapkan sistem demokrasi ini kepada Maddie. Ia memberi kebebasan kepada anaknya sambil terus mengajarkan mengenai prinsip.

Secara keseluruhan Fatherhood merupakan tontonan yang asik dan tergolong ringan untuk ditonton bersama dengan keluarga khususnya saat Father’s Day!

Penulis : Annisa Earlysiam, Mahasiswa Fakultas Psikologi 2020

Editor : Aslamatur Rizqiyah, Dyah Satiti

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top