Kampus Mengajar di SDN Sadeng 01, Ajak Siswa Belajar Sains Sembari Bermain

 Kegiatan Kampus Mengajar di SDN Sadeng 01 dengan mengajak siswa melakukan Science Magic. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Citizen Journalism – Selasa, (26/10), melalui program Kampus Mengajar angkatan 2 tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, mahasiswa mengadakan kegiatan untuk membantu pemerintah dalam mengembangkan sekolah-sekolah di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) di seluruh penjuru Indonesia.

Salah satu tujuan dalam pelaksanaan program ini adalah memberikan pengalaman baru kepada para siswa dengan kehadiran mahasiswa yang memegang peran penting untuk membawa kebermanfaatan di lingkungan sekitarnya.

Sejak mulai dilaksanakannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 50% dengan sistem ganjil genap, tujuan utama guru di SDN Sadeng 01 Kota Semarang adalah mengembalikan kembali semangat belajar para siswa serta meningkatkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, pada program Kampus Mengajar kali ini, Ayuningtyas Putri Bintari (21), mahasiswa jurusan Kimia Universitas Diponegoro, mengadakan kegiatan Science Magic yang dapat meningkatkan semangat serta motivasi siswa dalam belajar. Macam kegiatan Science Magic yang dilakukan adalah simulasi gunung berapi dan lava lamp. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penerapan ilmu kimia yang dipelajari selama menempuh pendidikan di bangku perkuliahan.

Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan menjelaskan pengetahuan dasar tentang gunung berapi dan lava lamp, mempersiapkan alat dan bahan, melakukan eksperimen dengan melibatkan para siswa, serta diakhiri dengan menjelaskan secara singkat fenomena kimia yang terjadi pada eksperimen Science Magic tersebut.

Alat dan bahan yang digunakan dalam pelaksanaan Science Magic ini sangat mudah ditemukan di lingkungan sekitar kita sehingga menjadikan Science Magic dapat dilakukan kembali oleh para siswa di rumah dengan pengawasan orang tua. Siswa diberi kesempatan secara bergantian untuk melakukan langkah demi langkah eksperimen supaya hal tersebut menjadi pengalaman baru bagi mereka.

Eksperimen aktivitas gunung berapi bersama siswa SDN Sadeng 01 Kota Semarang. (Sumber: Dok. Pribadi)

Perubahan fenomena yang terjadi selama pelaksanaan eksperimen dapat dijelaskan menggunakan ilmu kimia menjadikan hal tersebut menarik bagi para siswa. Siswa dirasa sangat antusias dalam memberikan reaksi terhadap eksperimen yang dilakukan. Selain itu, sikap kritis siswa terstimulasi dengan eksperimen yang mereka lakukan dan memunculkan rasa penasaran sehingga banyak pertanyaan dari para siswa. Siswa belajar fenomena kimia yang terjadi dalam eksperimen ini. Sebagai contoh sederhana saat eksperimen gunung berapi yaitu penambahan tablet vitamin C dan cuka ke dalam soda kue yang akan menghasilkan gas karbon dioksida sehingga memberi efek letupan dan cairan lava yang keluar dari kawah gunung berapi.

 

Penulis : Ayuningtyas Putri Bintari, Mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika

Editor : Aslamatur Rizqiyah, Fidya Azahro

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top