Hari Bulu Tangkis Sedunia: Memperingati Tragedi Zhang Zhijie dan Merayakan Olahraga Terpopuler di Dunia

Proses Hening Cipta di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada Senin, (1/7) (Sumber: Detik Sport)

 

Apresiasi – Hari Bulu Tangkis Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 5 Juli, adalah hari yang didedikasikan untuk merayakan olahraga bulu tangkis di seluruh dunia. Diprakarsai oleh Badminton World Federation (BWF), peringatan ini bertujuan untuk mempromosikan olahraga bulu tangkis, meningkatkan partisipasi, dan mengapresiasi para atlet yang telah mengharumkan nama negara di kancah internasional.

Hari Bulu Tangkis Sedunia tahun ini diwarnai oleh tragedi yang memilukan di dunia bulu tangkis. Zhang Zhijie, seorang atlet muda berusia 17 tahun, jatuh ke lantai dan mengalami kejang-kejang saat bertanding melawan Kazuma Kawamo, atlet asal Jepang, pada babak penyisihan BNI Badminton Asia Junior Championships 2024 di Gelanggang Olahraga (GOR) Amongrogo, Yogyakarta, pada Minggu, (30/6). Kejadian ini membawa duka mendalam bagi seluruh komunitas bulu tangkis internasional.

Dalam konferensi pers pada Senin (1/7) lalu, Broto Happy selaku juru bicara (jubir) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menjelaskan bahwa tim medis masuk ke lapangan untuk melakukan pertolongan pertama ke Zhang setelah mendapatkan izin dari wasit, merujuk pada aturan BWF. 

“Itu sesuai dengan peraturan dan standar prosedur yang berlaku pada setiap turnamen bulu tangkis internasional,” ujar Broto.

Selain bulu tangkis, badan olahraga profesional lainnya, seperti Asosiasi Sepak Bola Inggris pun memiliki aturan serupa.

Menurut Broto, tim medis menyatakan Zhang mengalami penurunan kesadaran dengan pernapasan tidak memadai sehingga dia harus dilarikan ke rumah sakit.

“Kemudian, hanya memerlukan waktu 1 menit 20 detik pada saat dokter pertama kali masuk lapangan, sehingga memutuskan untuk segera dibawa pakai ambulans ke rumah sakit,” kata Broto.

Zhang dilarikan ke rumah sakit rujukan Rumah Sakit Pusat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (RSPAU) Dr. S. Hardjolukito yang berjarak 4,7 km, dengan waktu tempuh sekitar 10 menit. Sesampainya di rumah sakit, Zhang menjalani assessment, tetapi tidak ditemukan denyut nadi dan napas spontan sehingga dilakukan prosedur pertolongan medis berupa pijat jantung luar.

“Prosedur pijat jantung luar disertai alat bantu napas selama 3 jam, korban tidak menunjukkan respons sirkulasi spontan dan mulai timbul tanda kematian sekunder. Tim medis telah menyatakan korban meninggal dunia pada pukul 20.50 WIB kepada pihak official team China,” papar Broto.

Atas kejadian ini, PBSI akan menyurati BWF terkait Standar Operasional Prosesur (SOP) pertolongan bagi atlet saat kondisi darurat menyusul meninggalnya Zhang.

Zhang Zhijie dikenal sebagai pemain yang berbakat dan memiliki masa depan cerah. Kepergiannya yang mendadak ini menjadi pengingat akan pentingnya kesehatan dan keselamatan para atlet, serta risiko yang mereka hadapi setiap kali melangkah ke lapangan.

Di Hari Bulu Tangkis Sedunia, mari kita mengenang Zhang Zhijie sebagai simbol semangat juang dan dedikasi yang tinggi. Banyak pihak mengadakan doa bersama dan turnamen peringatan untuk menghormati Zhang, serta untuk merenungkan betapa pentingnya menjaga kesejahteraan fisik dan mental para atlet.

Tragedi Zhang Zhijie menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan atlet. Bukan hanya persiapan fisik yang diperlukan, tetapi juga dukungan mental dan medis yang memadai. Di balik setiap pertandingan yang menegangkan, terdapat risiko yang harus dikelola dengan baik untuk memastikan keselamatan para atlet.

Hari Bulu Tangkis Sedunia ini juga menjadi momen penting untuk mendorong peningkatan standar kesehatan dan keselamatan di dunia bulu tangkis. Ini termasuk pemeriksaan kesehatan rutin, penanganan medis yang cepat, dan dukungan psikologis yang memadai bagi para atlet.

Meskipun Zhang Zhijie telah meninggalkan kita, semangat dan dedikasinya tetap menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ketekunan, kerja keras, dan sikap pantang menyerah yang ditunjukkan Zhang di lapangan adalah nilai-nilai yang dapat kita teladani dalam kehidupan sehari-hari. Hari Bulu Tangkis Sedunia menjadi waktu yang tepat untuk merenung dan mengambil pelajaran dari perjalanan Zhang Zhijie.

Hari Bulu Tangkis Sedunia dirayakan dengan berbagai kegiatan di seluruh dunia. Mulai dari turnamen bulu tangkis, klinik pelatihan, hingga acara komunitas yang melibatkan penggemar bulu tangkis dari berbagai kalangan. Ini adalah saat di mana para penggemar, pemain, dan pelatih berkumpul untuk merayakan cinta mereka terhadap olahraga ini. Pada Hari Bulu Tangkis Sedunia, mari kita rayakan prestasi dan dedikasi para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Mari kita juga mengenang Zhang Zhijie dan menjadikan tragedi ini sebagai pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan para atlet. Semoga semangat Zhang Zhijie terus hidup dan menginspirasi generasi mendatang untuk terus berjuang serta meraih prestasi terbaik. 

 

Penulis: Nuzulul Magfiroh

Editor: Ayu Nisa’Usholihah 

 

Referensi:

BBC News Indonesia. (2024, Juli 3). Kematian pebulu tangkis Zhang Zhijie jadi ‘tamparan’ bagi Indonesia – Penanganan cepat apa yang harus dilakukan?. BBC News Indonesia. https://www.bbc.com/indonesia/articles/cp083y7vd5vo

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top