Apresiasi

Detoks Digital Paling Ampuh? Cukup Duduk Tenang dan Membaca

Apresiasi — Kapan terakhir kali kamu membaca buku? Satu pertanyaan sederhana untuk mengingatkan kembali bahwa kebiasaan itu perlahan menghilang tanpa pamit dan tergantikan oleh notifikasi serta guliran tanpa ujung yang pelan-pelan menggantikan kebiasaan membaca buku di keseharian kita. Di dunia serba digital ini, buku senantiasa hadir dan Hari Buku Nasional yang diperingati setiap tanggal 17 […]

Detoks Digital Paling Ampuh? Cukup Duduk Tenang dan Membaca Read More »

Antara Peringatan dan Perayaan: Ketika Kebebasan Pers Masih Dipertanyakan

Apresiasi – Salah satu kewajiban lembaga pers adalah menyajikan berita atau informasi yang faktual dan aktual kepada masyarakat. Proses pengumpulan informasi oleh lembaga pers sudah sepatutnya tidak mendapat intervensi dari pemerintah. Hal inilah yang dinamakan dengan kebebasan pers. Tidak hanya di Indonesia, kebebasan pers hadir sebagai salah satu hak lembaga pers yang telah diakui oleh

Antara Peringatan dan Perayaan: Ketika Kebebasan Pers Masih Dipertanyakan Read More »

Dari Cikar hingga MRT: Menilik Sejarah Angkutan Umum Indonesia

Apresiasi – Kalau kamu pernah berdesak-desakan di dalam bus kota atau menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) yang terlambat sambil menikmati padatnya ibu kota, kamu sudah menjadi bagian dari sejarah panjang angkutan umum Indonesia. Tepat pada 24 April, bangsa ini memperingati Hari Angkutan Nasional, sebuah pengingat bahwa perjalanan panjang transportasi publik kita jauh lebih seru dari

Dari Cikar hingga MRT: Menilik Sejarah Angkutan Umum Indonesia Read More »

Hari Bumi Pertiwi Sedunia: Bentuk Tanggung Jawab terhadap Alam

Apresiasi — Tanggal 22 April yang ditetapkan sebagai Hari Bumi Pertiwi Sedunia menjadi peringatan penting untuk meningkatkan kesadaran sekaligus tanggung jawab kita dalam menjaga kelestarian lingkungan. Bumi, sebagai tempat tinggal seluruh makhluk hidup, harus memperoleh perlindungan dari segala permasalahan yang terjadi agar kita dapat mewujudkan lingkungan yang terjaga kelestariannya di masa depan.  Berdasarkan laporan Perserikatan

Hari Bumi Pertiwi Sedunia: Bentuk Tanggung Jawab terhadap Alam Read More »

Mengaku Manusia

Sastra – Langit berawan berhembus mesra menyapa titian setapak becek berlumpur. Hujan deras menderu semalam, meluluhlantakkan hamparan debu yang telah lama tertimbun. Sekuntum bunga mawar kemerahan indah menghasut cakrawala. Fajar menyingsing butakan benak ‘tuk sekadar memandang, terpaku pandangi secercah cahaya kemerahan yang perlahan meremediasi eksistensinya. Pikiranku kembali terguncang usai pemandangan eksotis kian sirna. Lautan kertas

Mengaku Manusia Read More »

Scroll to Top