
Ilustrasi Kasih Sayang Ibu (Sumber: Pinterest)
Apresiasi – Hari Ibu merupakan momen spesial untuk merayakan peran seorang ibu yang penuh kasih dan pengorbanan dalam keluarga. Meski dirayakan dengan cara yang berbeda-beda di berbagai negara, tujuan utamanya tetap sama, yakni memberikan
penghormatan kepada ibu atas segala jasanya.
Di setiap belahan bumi, banyak tradisi untuk memperingati Hari Ibu. Berikut adalah beberapa budaya peringatan Hari Ibu di berbagai negara.
1. Amerika Serikat
Hari Ibu di Amerika Serikat dirayakan pada hari Minggu kedua di bulan Mei. Tradisi ini dimulai pada tahun 1908 ketika Anna Jarvis mengadakan acara penghormatan untuk ibunya. Berkat perjuangannya, Hari Ibu akhirnya ditetapkan sebagai hari libur nasional pada tahun 1914 oleh Presiden Woodrow Wilson.
Pada Hari Ibu, masyarakat Amerika biasanya memberikan hadiah berupa bunga, kartu ucapan, atau makan malam bersama keluarga. Restoran menjadi tempat favorit bagi keluarga yang ingin memberikan waktu istimewa untuk ibu mereka. Selain itu, banyak anak yang menulis surat penghargaan sebagai ungkapan terima kasih.
2. Australia
Di Australia, Hari Ibu juga dirayakan pada hari Minggu kedua bulan Mei. Namun, yang membuatnya berbeda adalah tradisi memberikan bunga krisan kepada ibu. Krisan dipilih karena bunga ini mekar pada musim semi di Australia dan sering dikaitkan dengan simbol cinta dan penghormatan.
Selain memberikan bunga, anak-anak di Australia juga sering memberikan hadiah buatan sendiri, seperti kartu ucapan, sarapan di tempat tidur, atau sekadar menghabiskan waktu bersama ibu. Hari ini menjadi momen bagi masyarakat Australia untuk menunjukkan penghargaan mereka kepada sosok ibu yang penuh cinta.
3. Meksiko
Hari Ibu di Meksiko jatuh pada tanggal 10 Mei dan dirayakan dengan penuh semangat. Tradisi unik yang disebut Las Mañanitas menjadi sorotan utama, di mana anggota keluarga dan grup musik mariachi berkumpul di luar rumah ibu untuk menyanyikan lagu-lagu penghormatan.
Selain bernyanyi, keluarga Meksiko juga menyajikan makanan tradisional seperti tamales dan atole sebagai bentuk cinta dan perhatian. Perayaan ini tidak hanya menjadi momen untuk menghormati ibu, tetapi juga mempererat hubungan keluarga melalui kebersamaan.
4. Thailand
Di Thailand, Hari Ibu dirayakan setiap tanggal 12 Agustus, bertepatan dengan hari ulang tahun Ratu Sirikit, yang dianggap sebagai “Ibu Bangsa.” Pada hari ini, masyarakat Thailand menunjukkan penghormatan kepada ibu mereka dengan memberikan bunga melati sebagai simbol cinta, kesucian, dan keibuan.
Upacara resmi seperti doa bersama dan kegiatan amal juga diadakan untuk merayakan hari ini. Bagi masyarakat Thailand, Hari Ibu bukan sekadar momen keluarga, tetapi juga simbol cinta terhadap negara dan pemimpin mereka.
5. Perancis
Di Perancis, Hari Ibu atau Fête des Mères biasanya dirayakan pada hari Minggu terakhir di bulan Mei, kecuali jika hari tersebut bertepatan dengan Pentakosta, maka perayaan digeser ke awal Juni. Anak-anak sering membuat kartu ucapan atau memberikan hadiah kecil sebagai tanda cinta kepada ibu mereka.
Tradisi unik lainnya adalah menyajikan kue spesial yang dibuat oleh anak-anak atau keluarga. Kue ini menjadi simbol manisnya kasih sayang dan penghargaan terhadap ibu.
6. Indonesia
Di Indonesia, Hari Ibu dirayakan setiap tanggal 22 Desember. Peringatan ini ditetapkan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1959 melalui Keputusan Presiden Nomor 316, sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan perempuan Indonesia yang diinisiasi dalam Kongres Perempuan Indonesia pertama pada tahun 1928 di Yogyakarta.
Hari Ibu di Indonesia memiliki makna mendalam karena tidak hanya berfokus pada peran ibu dalam keluarga, tetapi juga kontribusi perempuan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Pada hari ini, banyak keluarga membebaskan ibu dari tugas domestik sebagai bentuk penghargaan.
Selain itu, di beberapa daerah, sekolah, dan organisasi, sering diadakan kegiatan seperti lomba memasak, seminar tentang perempuan, atau acara penghormatan untuk mengenang jasa ibu. Hari Ibu di Indonesia menjadi momen untuk mempererat hubungan keluarga sekaligus mengingatkan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa.
Hari Ibu di seluruh dunia dirayakan dengan cara yang berbeda-beda. Hal tersebut mencerminkan keunikan budaya dan tradisi setiap negara. Namun, esensinya tetap sama, yakni memberikan penghormatan dan rasa terima kasih kepada ibu atas cinta dan pengorbanannya.
Setiap momen Hari Ibu adalah pengingat betapa berharganya peran seorang ibu dalam kehidupan kita. Dari bunga krisan di Australia hingga Las Mañanitas di Meksiko, tradisi-tradisi ini menunjukkan bahwa kasih ibu adalah cinta universal yang melampaui batas budaya dan waktu.
Penulis: Rizki Fahrizal
Editor: Ayu Nisa’Usholihah
Referensi:
Jasmine, Najma A. (2024). “Hari Ibu 10 Mei atau 22 Desember? Ini Penjelasan dan Sejarahnya,” detik.com. Diakses melalui https://www.detik.com/jateng/berita/d-7693942/hari-ibu-10-mei-atau-22-desember-ini-penjelasan-dan-sejarahnya
Latifa, Lela. “Tradisi Peringatan Hari Ibu di Berbagai Dunia,” parenting.co.id. Diakses melalui https://parenting.co.id/keluarga/tradisi-peringatan-hari-ibu-di-berbagai-dunia
Kontributor My Republic. (2023). “Tradisi Hari Ibu di Berbagai Negara,” myrepublic.co.id. Diakses melalui https://www.myrepublic.co.id/blog/tradisi-hari-ibu-di-berbagai-negara
Aulia, Syifa. (2021). “Tradisi Unik Perayaan Hari Ibu dari Berbagai Negara, Ada yang Bikin Parade,” liputan6.com. Diakses melalui
https://www.liputan6.com/citizen6/read/4817262/tradisi-unik-perayaan-hari-ibu-dari-berbagai-negara-ada-yang-bikin-parade



