Seruling 2021 BEM FPIK Undip: Gerakan Less Waste Bentuk Kampanye Sustainable Lifestyle

Piagam Seruling yang diberikan kepada organisasi mahasiswa di FPIK dan telah ditandatangani oleh Ketua BEM FPIK dan Ketua Pelaksana. (Sumber: Manunggal)

 

WARTA UTAMA  Isu lingkungan merupakan tanggung jawab bersama untuk terus menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi seluruh mahkluk hidup di bumi. Masalah ini menarik bidang Lingkungan Hidup dan Kemaritiman (LHK) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro untuk menginisiasi program kerja Seruan Cinta Lingkungan 2021 atau dikenal juga Seruling. Salah satu campaign yang digerakkan oleh Seruling ialah penekanan penggunaan plastik sekali pakai.

“Seruling merupakan campaign yang dilakukan LHK BEM FPIK Undip terkait sustainable lifestyle. Untuk membuat campaign ini lebih masif dalam menjangkau warga fakultas, kami menggandeng serta organisasi mahasiswa (ormawa) yang ada di FPIK sendiri,” tandas Istikhanah, Ketua Pelaksana Seruling 2021 dalam wawancara bersama Awak Manunggal via percakapan WhatsApp, Senin (12/07).

Menurut perempuan yang akrab disapa ‘Isti’ itu, proses kreatif dari program Seruling sendiri memiliki beberapa urgensi, terutama berkaitan dengan kondisi laut dan lingkungan di Indonesia yang seharusnya menjadi isu yang lebih diperhatikan oleh organisasi mahasiswa di kampus. Ia dan rekan-rekannya berinisiatif untuk membuat perjanjian yang diberi nama Piagam Seruling sebagai bentuk komitmen ormawa di FPIK agar dalam keberjalanan program kerjanya, sebisa mungkin berkiblat pada prinsip ramah lingkungan, seperti less waste.

Proses diskusi antar pihak LHK dan ormawa dilakukan secara bertahap. Pertama-tama, LHK memperkenalkan profil dari program kerja Seruling 2021, kemudian  memberikan pencerdasan mengenai Piagam Seruling.

“Setelah tercipta pemahaman oleh ormawa, kami mengajak mereka untuk berdiskusi terkait MoU (Memorandum of Understanding, red) yang akan disepakati secara daring via Microsoft Teams,” imbuh Isti.

Setelah draf MoU tersusun komplit, pihak LHK BEM FPIK membentuk kelompok kerja Piagam Seruling untuk mempermudah koordinasi dengan masing-masing kelompok, dilanjutkan dengan penyelenggaraan forum pengesahan resmi Piagam Seruling dan edukasi konsep less waste, Sabtu (10/07) via Zoom Cloud Meetings.

“Selama kurang lebih 1 bulan, Seruling telah berkolaborasi dengan 8 ormawa. Dalam waktu dekat ini juga, ada rencana untuk menggandeng ormawa lainnya untuk menjadi bagian dari Piagam Seruling,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Isti berharap agar Piagam Seruling tidak hanya berfungsi sebagai perjanjian semata, melainkan dapat dijalankan dengan baik dan didukung oleh kesadaran konkret akan urgensi less waste oleh semua ormawa di FPIK. Selain itu, ia juga ingin agar piagam seruling ini dapat menginspirasi fakultas lain yang ada di Undip agar menerapkan gerakan less waste dalam program kerja mereka.

 

“Hal ini juga menjadi salah satu tujuan kami dengan mengundang representatif bidang pengabdian fakultas lain di acara pengesahan kemarin,” pungkasnya di penghujung obrolan.

 

Reporter: Christian Noven

Penulis: Christian Noven

Editor: Aslamatur Rizqiyah, Fidya Azahro

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *