Profesi Petani Masih Dipandang Sebelah Mata, Apa yang Harus Dilakukan Generasi Muda?

Ilustrasi petani Indonesia. (Sumber: yanlerval.wordpress.com)

Peristiwa – Sektor pertanian di Indonesia merupakan salah satu sektor yang mampu beradaptasi di tengah pandemi. Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa produksi sektor pertanian mengalami peningkatan yang ditandai dengan adanya pertumbuhan ekspor pertanian sebesar 14,3%. Nilai tersebut menjadikan sektor pertanian sebagai penyelamat resesi ekonomi kuartal III yang merupakan imbas dari pandemi.

Peningkatan ekspor pertanian di tengah resesi membuat pemerintah dan masyarakat berharap sektor pertanian dapat menjadi tumpuan ketika terjadi krisis ekonomi di tengah pandemi. Hal ini membuat pemerintah berupaya untuk mempertahankan kemajuan dalam sektor pertanian melalui berbagai upaya, seperti menjalankan program Petani Mitra Pasar, membantu mendistribusikan pangan dari wilayah surplus ke wilayah defisit, dan memberlakukan relaksasi pembayaran kredit usaha rakyat. Pemerintah juga berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan menargetkan Nilai Tukar Petani (NTP) terus tumbuh pada 2021. Upaya tersebut dapat dibuktikan dengan kenaikan NTP sebesar 1,16% pada Agustus 2021.

Sayangnya, usaha pemerintah berlawanan dengan fenomena jumlah profesi petani di Indonesia yang terus menurun seiring dengan kemajuan teknologi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), profesi petani di Indonesia menurun dari 35,7 juta orang pada tahun 2018 menjadi 33,4 juta orang pada tahun 2020. Ditambah lagi, hanya 8,08% dari seluruh jumlah petani yang masih berusia muda. Fenomena tersebut merupakan dampak dari kurangnya minat generasi muda untuk berprofesi sebagai petani. Generasi muda saat ini lebih memiliki ketertarikan untuk berkarir dalam lingkup industri yang dianggap lebih menjanjikan.

Ada berbagai alasan yang mendasari kurangnya minat generasi muda untuk menjadi petani. Pendapatan pekerja di sektor pertanian yang bergantung pada keberhasilan panen dan adanya alih fungsi lahan pertanian yang cenderung meningkat membuat generasi muda enggan bermata pencaharian sebagai petani. Selain itu, taraf kesejahteraan petani dianggap masih dibawah rata-rata dan kurang menguntungkan dalam hal pendapatan. Profesi tersebut juga kerap kali dipandang sebelah mata. Padahal, kebutuhan utama manusia dapat terpenuhi atas jerih payah para petani yang berusaha menyediakan sumber pangan.

Hal yang dapat dilakukan agar menumbuhkan minat generasi muda untuk berwirausaha dalam sektor pertanian adalah dengan membentuk sikap positif melalui program penumbuhan wirausahawan muda pertanian (PWMP), adanya kegiatan penyuluhan, adanya asosiasi wirausahawan muda pertanian, memperkenalkan pertanian modern dan potensi sektor pertanian pada era revolusi industri, pengoptimalan media sosial untuk meningkatkan self-efficacy, serta memberikan pengalaman pada generasi muda melalui pelatihan dan praktik langsung.

Generasi muda harus berkeinginan untuk mengubah pandangan terhadap petani dan mulai mengambil peran dalam memajukan pertanian di Indonesia yang sering disebut sebagai negara agraris. Jika menganggap profesi petani sebagai pekerjaan yang membosankan dan kuno maka buatlah sektor pertanian menjadi modern dan praktis dengan terus mencari ilmu serta mengembangkan pengetahuan.

Sumber:

Agung. (2019, November 28). Menumbuhkan Minat Generasi Muda Berwirausaha. Dipetik September 21, 2021, dari ugm.ac.id: https://www.ugm.ac.id/id/berita/18792-menumbuhkan-minat-generasi-muda-berwirausaha-pertanian

Ashari, & Sayaka, B. (2021, Maret 1). Sektor Pertanian menjadi Penyelamat Ekonomi saat Pandemi Covid-19. Dipetik September 21, 2021, dari pse.litbang.go.id: https://pse.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/covid-19/berita-covid19/705-sektor-pertanian-menjadi-penyelamat-ekonomi-saat-pandemi-covid-19

Gayati, M. D. (2020, September 25). Hari Tani dan Upaya Menyejahterakan Petani di Tengah Pandemi. Dipeteik September 2021, 21, dari Antaranews: https://www.antaranews.com/berita/1746617/hari-tani-dan-upaya-menyejahterakan-petani-di-tengah-pandemi

Santi, J. T. (2021, September 2021). Sektor Pertanian Masih Jadi Harapan di Masa Pandemi. Dipetik September 21, 2021, dari Kompas: https://www.kompas.id/baca/ekonomi/2021/09/20/sektor-pertanian-masih-jadi-harapan-di-masa-pandemi/

 

Penulis: Viena Aulia Damayanti, mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian 2019

Editor: Aslamatur Rizqiyah, Fidya Azahro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *