PKKMB FIB 2021: Peningkatan Keasadaran Pembangunan Keberlanjutan (SDGs) Bagi Mahasiswa Baru

Nilai-nilai SDGs yang dibahas dalam materi PPKMB FIB. (Sumber: sdg2030indonesia.org)

 

Warta Utama – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) telah menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) melalui Zoom Cloud Meetings, Senin & Rabu (16,18/08), yang menjadi bagian dari Orientasi Diponegoro Muda tahun ini. Mengambil sudut pandang terbaru dan cukup menarik untuk mahasiswa baru, ODM FIB tahun ini mengangkat konsep yang terinspirasi dari Sustainable Development Goals (SDGs) atau Pembangunan Berkelanjutan .

“Konsep tahun ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa baru atas pentingnya perwujudan SDGs di Indonesia, Semarang, dan khususnya lagi adalah Undip,” ujar Akhdiat Dimas Abimanyu, Ketua Pelaksana ODM FIB 2021 dalam wawancara bersama Awak Manunggal via direct message, Rabu (18/08).

Untuk menunjang tujuan tersebut, mahasiswa yang kerap disapa Abiem ini mengatakan bahwa ODM FIB tahun ini lebih berinovasi pada penugasan-penugasan yang diberikan kepada mahasiswa baru. Penugasan dibuat makin beragam dan menekankan penalaran, seperti video campaign dan project plan yang bisa dilihat lewat akun Instagram @psdmbemfibundip.

Dengan konsep dan inovasi terbaru itu, Abiem menyebutkan bahwa ODM FIB tahun ini mengangkat tema ‘Awaken The Action’.

“Untuk nilai atau values yang kita angkat itu ada empat, yaitu: Humanity, Sustainable, World Citizen, and Living Diversity. Semua values ini adalah inti sari dari SDGs,” ungkap Abiem.

Humanity untuk menekankan pembangunan jiwa kemanusiaan pada mahasiswa baru, Sustainable berkaitan dengan action yang dilakukan oleh maba bisa terus berlanjut, World Citizen berkaitan dengan membangun kesadaran maba sebagai bagian dari komunitas dunia, dan Living Diversity berkaitan dengan keberagaman Indonesia dan karakter mahasiswa FIB.

“ODM tahun ini sama seperti sebelum-sebelumnya. Ada upacara pembukaan, lalu pendidikan akademik di mana menjelaskan mengenai beasiswa-beasiswa yang ada di Undip, sistem-sistem di Undip, pengenalan ormawa, dan sebagainya. Bedanya pendikar tahun ini tidak sama dengan tahun lalu, karena kita gak nunggu 6 bulan dulu. Jadi langsung aja di minggu PKKMB,” tambah Abiem.

Dalam kondisi Indonesia yang masih dilanda pandemi, tentu terdapat tantangan dan juga evaluasi dari pelaksanaan tahun lalu. Untuk tahun ini, Abiem mengungkapkan jika ODM tahun lalu tidak maksimal dalam perkenalan ormawa. Sehingga tahun ini disusun dengan lebih banyak persiapan. “Koordinasi dengan dosen juga sudah lebih baik juga. Ya, walau masih ada beberapa miss sana-sini, tapi minor sih. Koordinasi dengan himpunan mahasiswa juga lebih bagus,” tuturnya.

Ia juga berharap materi yang disampaikan pada rangkaian PKKMB ini dapat diterapkan oleh mahasiswa.

“Semoga maba bisa lebih paham makna SDGs, bisa berkontribusi secara langsung ke SDGs, dan tentunya bisa membantu mewujudkan SDGs 2030. Karena ga peduli dari mana asal fakultas, SDGs 2030 adalah tanggung jawab kita semua,” pungkas Abiem.

 

Reporter: Merry Ivana

Penulis: Merry Ivana

Editor: Aslamatur Rizqiyah, Fidya Azahro

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top