Penggalangan Dana untuk Mahasiswa yang Kesulitan Membayar UKT, Teras Impian Adakan Konser Amal Virtual

Pelaksanaan konser amal Teras Impian, Jumat (23/7) melalui Zoom Cloud Meetings. (Sumber: Manunggal)

Warta Utama – Jumat (23/7), mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Teras Impian mengadakan Konser Amal Virtual dengan mengusung tema “Caring Our Surrounding”. Teras Impian merupakan salah satu organisasi nirlaba yang bergerak untuk membantu mahasiswa yang sedang mengalami kesulitan dalam pembayaran UKT. Organisasi yang dapat diakses melalui Instagram @Teras Impian ini telah berdiri sejak 18 Mei 2020. Untuk saat ini, Teras Impian masih berfokus membantu mahasiswa yang berada di lingkup FSM Undip dengan sistem penyaluran bantuan berupa beasiswa.

 

Teras Impian bekerja sama dengan bidang Kesma BEM FSM dan bidang Kesma di himpunan-himpunan yang ada di FSM. Hal tersebut bertujuan agar informasi beasiswa Teras Impian dapat tersebar kepada seluruh mahasiswa di Fakultas Sains dan Matematika. Selain itu, integrasi ini memudahkan untuk mengetahui data para mahasiswa yang tidak lolos dalam sidang banding UKT. Sampai saat ini Teras Impian telah memberikan bantuan kepada 10-11 mahasiswa.

 

Konser Amal yang dimulai pada pukul 18.30 WIB ini, dilangsungkan melalui platform Zoom Cloud Meetings dan channel YouTube BEM FSM. Kegiatan tersebut menghadirkan tiga bintang tamu utama, yaitu Fajar Arianto, dosen Fisika Undip; Rafly Aqsha Gultam, Co-Founder Teras Impian; dan Haasya Wafdayanti, Kabid Kesma BEM FSM 2021. Ide diadakannya Konser Amal datang dari Dephen selaku Founder dari Teras Impian dan teman dari Teras Impian lainnya, Bryan. Konser amal ini merupakan salah satu metode baru bagi Teras Impian untuk mengundang orang agar lebih banyak berdonasi.

 

“Harapannya donasinya bertambah banyak sehingga orang yang dibantu juga akan semakin banyak,” ujar Rafly

 

Pada sesi talkshow, Haasya menyebutkan bahwa jalur masuk Undip di tahun 2021 ini sangat beragam, seperti Ujian Mandiri (UM) dibuka sampai 3 jalur, salah satunya adalah kemitraan. Mahasiswa baru yang diterima melalui jalur kemitraan otomatis mendapatkan UKT golongan 8 dan apabila dibandingkan dengan tahun lalu, SPI tahun ini mengalami kenaikan.

 

“Saat ini dari Kesma lagi sibuk bantu mahasiswa baru untuk pencicilan SPI. Sedangkan untuk follow-up mahasiswa FSM sendiri, Kesma membagi jadi dua mahasiswa, yaitu mahasiswa akhir dan mahasiswa lama. Kalau yang akhir difokusin sama pengembalian UKT, sedangkan yang lama masih dibagi dua lagi, yaitu terdampak Covid atau bukan terdampak Covid,” jelas Haasya.

 

Selain sesi talkshow, tentunya Konser Amal menyuguhkan penampilan-penampilan dari perwakilan tiap jurusan di Fakultas Sains dan Matematika. Penampilan yang disajikan pun beragam, seperti bernyanyi, menari, hingga monolog. Setelah menyajikan penampilan terakhir dari perwakilan mahasiswa, acara Konser Amal pun ditutup dengan total donasi yang berhasil terkumpul ialah Rp.3.048.278.

 

Reporter: Rafika Immanuela & Diana Putri

Penulis: Rafika Immanuela & Diana Putri

Editor: Aslamatur Rizqiyah, Fidya Azahro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *