Semangat Wujudkan Kebiasaan Berjalan Kaki

Cabang dari Gerakan di Jakarta

Gerakan yang dilakukan Koalisi Pejalan Kaki Semarang pertama kali disosialisasikan di Jakarta pada 2011 lalu. Gerakan tersebut dikenalkan oleh Ahmad Syafrudin, sahabat Theresia semasa berkuliah di Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Bandung (ITB). Saat itu, Ahmad Syafrudin yang juga merupakan pencetus Car Free Day di Bundara HI Jakarta mengajak Theresia untuk melakukan gerakan sadar hak pejalan kaki di Kota Semarang.

 Berawal dari ajakan tersebutlah Theresia ditunjuk sebagai koordinator Koalisi Pejalan Kaki di Kota Semarang. Dengan jabatan itu, ia mencurahkan segala dedikasi dan perhatiannya pada dunia transportasi dan fasilitas pejalan kaki. “Saya pribadi sangat menyetujui kampanye peduli pejalan kaki karena berjalan kaki dan menggunakan angkutan umum akan mengurangi polusi dan panas kota. Saya juga bersedia melakukan kampanye dan memimpin aksi KPKS,” ujar Theresia.

Dengan semangat tersebut, Theresia berharap Pemkot Semarang segera mengalokasikan dana untuk perbaikan trotoar, pembangunan trotoar disertai penghijauan, serta membatasi penggunaan kendaraan pribadi. Selain itu, ia juga berharap agar masyarakat semakin aktif dan berani bersuara kepada pemerintah mengenai hak mereka sebagai pejalan kaki. (Mei/Manunggal)

Versi cetak artikel ini terbit di tabloid Manunggal Edisi I Tahun XVI Agustus 2016  di halaman 12 dengan judul “Semangat Wujudkan Kebiasaan Berjalan Kaki”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *