ODM Undip 2021: Di Balik Layar Mahakarya Daring Masa Orientasi

Penampilan Jemimah Cita, mahasiswi Fakultas Hukum Undip 2017 yang menjadi Finalis Top 5 Indonesian Idol Special Season sebagai bintang tamu pada Closing Ceremony ODM Undip 2021

(Sumber: YouTube ODM Undip)

 

Joglo Pos, Edisi Khusus ODM 2021 – Orientasi Diponegoro Muda atau yang populer dikenal sebagai ODM Undip merupakan langkah awal bagi mahasiswa baru Universitas Diponegoro dalam menjejaki bangku perkuliahan. Kembali digelar secara daring di tahun 2021, ODM Undip membawa konsep layar mahakarya drama musikal sebagai inovasi perdana di masa orientasi.

 

“ODM Undip kembali dengan konsep mahakarya drama musikal yang akan dirangkaikan dengan berbagai penampilan mulai dari monolog, tarian kontemporer, dan hiburan lainnya bagi mahasiswa baru,” ungkap Ichwan Nugraha Budjang, Ketua Pelaksana ODM Undip 2021 dalam wawancara dengan Awak Manunggal via percakapan WhatsApp, Sabtu (28/08).

 

Dalam obrolan tersebut, Ichwan menuturkan bahwa ODM Undip 2021 kali ini ini mengangkat tema “SocioTechnology di era Society 5.0” dengan harapan bahwa masa orientasi ini mampu melahirkan Diponegoro Muda yang cerdas dan bijaksana di era digital. “Pastinya dengan tidak lupa untuk tetap menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan masyarakat,” imbuh dia.

 

Closing Ceremony ODM 2021 Dalam Sehari Tiga Jam

Rangkaian ODM Undip 2021 dimulai dengan upacara pembukaan pada 13 Agustus 2021, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Pendidikan Karakter (Pendikar) di masing-masing fakultas. Acara pun ditutup tepat pada 22 Agustus 2021 dengan berbagai suguhan pagelaran kesenian, persembahan hiburan, talk show nasional, serta penampilan Jemimah Cita dan Arash Buana sebagai bintang tamu spesial yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube ODM Undip mulai pukul 08:00-11:00 WIB.

 

“Dilihat berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, ODM ternyata memakan waktu cukup lama bagi mahasiswa baru. Oleh karena itu, durasi acara penutupan dipersingkat hingga 3 jam saja untuk menghindari zoom fatigue yang berpotensi melelahkan mahasiswa baru karena padatnya kegiatan di rangkaian awal PKKMB,” tandas Ichwan.

 

Sebagai panitia, mahasiswa Administrasi Bisnis FISIP 2019 itu menilai bahwa kalkulasi durasi waktu tersebut sudah sangat cukup untuk dinikmati oleh para Diponegoro Muda – sebutan untuk mahasiswa baru di Undip – setelah melangsungkan masa orientasi selama beberapa pekan.

 

Dipo Creativity: Tantangan Unik Uji Kreativitas Diponegoro Muda

Selain mendapat materi-materi yang menginspirasi, ODM Undip 2021 juga menantang para Diponegoro Muda dalam Dipo Creativity, kompetisi unik yang menjadi ajang pergerakan aksi digital untuk mewujudkan mahasiswa baru yang inovatif, produktif, dan memiliki pemikiran yang luas terhadap dunia digitalisasi. Dalam debutnya di ODM Undip, Dipo Creativity 2021 akan mengajak mahasiswa untuk ikut andil berpartisipasi sebagai upaya menghentikan cyberbullying sebagai problematika sosial yang kerap terjadi di Indonesia.

 

“Kita sebagai mahasiswa Universitas Diponegoro sudah sewajarnya memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi. Maka dari itu, dengan adanya Dipo Creativity tahun ini diharapkan seluruh mahasiswa Universitas Diponegoro memiliki motivasi dan keyakinan dalam menghentikan cyberbullying di masa saat ini dan di masa yang akan datang,” pungkas Ichwan.

 

Dengan target melibatkan lebih dari 2000 mahasiswa baru Undip, kompetisi Dipo Creativity  telah mengusung tiga cabang lomba andalannya tahun ini. Ketiga cabang tersebut antara lain: Digital Project, yang mengharuskan peserta mengunggah video kreatif menggunakan aplikasi TikTok; Lomba Gagasan Kreatif dengan format penulisan esai; dan Diponegoro Youthpreneur yang bertujuan untuk mencetak mahasiswa wirausaha pada ODM Undip 2021.

 

Persembahan Spektakuler yang akan Terus Konsisten

Di balik layar kesuksesan penyelenggaraan daring di tahun keduanya, realita ODM 2021 tentu tidak luput dari kurangnya optimalisasi persiapan, terutama dalam operasional dan perizinan yang sedikit terkendala. Problematika ini seringkali membuat panitia harus mengubah konsep sejalan dengan latar tempat yang berubah pula dalam eksekusinya.

 

“Meskipun demikian, ODM Undip 2021 berhasil terlaksana sesuai dengan perkiraan waktu dan berjalan lancar sesuai dengan rencana. Tim berhasil menyuguhkan konsep persembahan pagelaran mahakarya dengan konsep baru yang spektakuler, terbukti dengan viewers di YouTube yang menembus angka 25 ribu penonton dengan testimoni yang juga dapat dikatakan baik di saat hari H closing ceremony,” pungkas Ichwan.

 

Ke depannya, ia berharap agar ODM Undip di tahun-tahun mendatang mampu lebih adaptif, kreatif,dan konsisten memberikan persembahan yang spektakuler kepada Diponegoro Muda yang penuh akan sarat dan makna.

 

Reporter: Mirra Halizah

Penulis: Christian Noven

Editor: Aslamatur Rizqiyah, Dyah Satiti

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top