ODM FKM Undip Gunakan Tiga Bahasa dalam Tema PKKMB dan Pendikar

Welcoming Speech ODM FKM Undip 2021 sebagai bentuk ucapan selamat kepada para maba. (Sumber: Instagram @kpsdmbemfkmundip)

Warta Utama – Seiring berjalannya waktu dan majunya teknologi, manusia sebagai subjek sekaligus pihak yang terdampak kemajuan era dituntut untuk dapat beradaptasi, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lain-lain. Adanya tuntutan ini menjadi kesadaran bagi panitia Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Pendidikan Karakter (Pendikar) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) 2021 yang dilaksanakan 16-21 Agustus untuk dapat membentuk mahasiswa baru FKM sebagai mahasiswa yang adaptif.

“Tema PKKMB dan Pendikar FKM 2021 adalah Ksatria Dewari Minangka Pratisara Kasarasan ing Jaman Society 5.0 yang artinya Ksatria Muda sebagai Pejuang Kesehatan di Era Society 5.0,” tutur Anindhia Puteri Shal Shabillah, Ketua ODM FKM Undip 2021, saat diwawancarai awak Manunggal, Rabu (18/8) melalui Line.

Tujuan ini pun dapat dilihat dari campuran bahasa Sanskerta, bahasa Jawa dan bahasa Inggris dalam tema tersebut. Perempuan yang kerap disapa Anin ini pun menjelaskan bahwa bahasa Sanskerta yang dipakai pada masa lampau, bahasa Inggris yang kini menjadi bahasa Internasional, dan bahasa Jawa yang berkaitan dengan letak Universitas Diponegoro itu diharapkan para mahasiswa baru dapat beradaptasi di berbagai tempat dan di segala zaman.

Sebagai langkah membentuk ksatria pejuang kesehatan, panitia PKKMB dan Pendikar FKM Undip menekankan pada beberapa nilai, seperti adaptive, sustainability, integrity, insightful, morality dan empaty.

  1. Adaptive bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa baru FKM Undip untuk dapat mengikuti dan menyesuaikan perkembangan zaman;
  2. Sustainability bertujuan untuk membentuk maba memiliki pola pikir yang berkelanjutan, kritis, inovatif, kreatif dalam menghadapi perkembangan zaman;
  3. Integrity dapat membentuk maba memiliki nilai integritas yang tinggi sehingga dapat berperan optimal dalam perkembangan zaman;
  4. Insightful dapat mendorong maba memiliki wawasan yang luas sehingga mampu menghasilkan inovasi dari berbagai sudut pandang agar dapat menghadapi tantangan kesehatan;
  5. Morality bertujuan untuk dapat membentuk dan menerapkan moral yang  baik kepada para maba; serta
  6. Empathy yang dapat meningkatkan rasa empati para maba terhadap tatanan kesehatan sehingga mampu menyusun strategi dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Selain nilai-nilai di atas, Pendikar juga bertujuan membentuk mahasiswa baru sesuai dengan kriteria mahasiswa Undip yang ideal, yakni Communicator, Professional, Leader, Enterpreneur, Thinker, dan Educator atau yang biasa disebut COMPLIT,” imbuhnya.

Dalam mempersiapkan pelaksanaan PKKMB dan Pendikar, Anin mengaku panitia telah menyiapkan banyak hal yang dinilai berbeda dari tahun sebelumnya. Misalnya, adanya welcoming greeting video yang berisi sambutan dari seluruh organisasi mahasiswa (ormawa) dan peminatan FKM yang diwakili ketua; welcoming speech yang berisi motivasi dari Ketua BEM FKM Undip, Kabid K&PSDM FKM Undip dan Ketua ODM FKM Undip; serta greeting card yang diberikan kakak fasilitator –istilah yang diberikan kepada pendamping mahasiswa baru– kepada masing-masing mahasiswa baru.

“Kita juga ada fun virtual soft learning yang berisi informasi seperti lembaga, ormawa, sejarah FKM Undip, etika chat dosen, dan lain-lain yang dimuat dalam unggahan official account K&PSDM,” jelasnya

Selain itu, mahasiswa baru juga diajak melihat keadaan fakultas mereka melalui ‘FKM Adventure Time’ yang berisi video campus tour dan artsteps yang memungkinkan mahasiswa baru melihat gambar gedung FKM disertai keterangan. “Jadi, maba dapat berkeliling secara virtual sambil melihat foto dan membaca penjelasan,” tutupnya.

 

Reporter: Aslamatur Rizqiyah

Penulis: Aslamatur Rizqiyah

Editor: Fidya Azahro

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top