
Warta Utama – Pada Senin (4/1), dilaksanakanUpacara Penerjunan Mahasiswa KKN Tim I Universitas Diponegoro Tahun Angkatan 2020/2021 oleh Pusat Pelayanan Kulah Kerja Nyata yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan YouTube. Upacara ini diikuti 2.717 mahasiswa yang akan diterjunkan ke 30 provinsi. Pelaksanaan KKN kali ini terbagi menjadi 186 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Seperti sebelumnya, kegiatan KKN yang biasanya dilakukan secara berkelompok dialihkan menjadi kegiatan individu sehingga kegiatan ini dinamakan KKN Pulang Kampung.
Upacara penerjunan mahasiswa dalam kegiatan KKN gelombang awal untuk tahun ini dihadiri oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Jamari, S.Pd., M.d. Beliau menyinggung tentang penerapan kebijakan Kampus Merdeka dalam Kegiatan KKN ketika melakukan sambutan di upacara tersebut.
“Saat ini ada isu utama, yaitu kebijakan kampus merdeka. KKN harus adaptif terhadap kebijakan tersebut,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Dosen Pembimbing
Lapangan (DPL), Yuliana Kristanto menyetujui penerapan kebijakan Kampus Merdeka dalam Kegiatan KKN yang dilakukan oleh mahasiswa.
“Saya setuju karena pada dasarnya kurikulum Kampus Merdeka selain memperkenalkan dunia kerja pada mahasiswa juga diharapkan munculnya jiwa social entrepreneurship,” katanya.
Terkait pencarian ide penelitian atau proyek pemberdayaan masyarakat dan bimbingan kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), mahasiswa dapat melakukannya dari rumah. Salah satu peserta KKN dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Laode Rasyid mengaku masih terdapat kekurangan dalam pengoordinasian antarkelompok. Selain itu, informasi yang tersebar pun masih simpang siur.
Walaupun demikian, Laode menambahkan bahwa proses bimbingan dan pencarian ide proyek penelitian berjalan lancar karena DPL yang informatif dalam memberikan arahan.
“Untuk bimbingan dari DPL, kelompokku sangat antusias karena arahan yang diberikan melalui platform Ms. Teams maupun chat pribadi sangat informatif dan jelas,” ungkapnya.
Reporter: Mirra Halizah
Penulis: Mira Halizah
Editor: Aslamatur Rizqiyah, Dyah Satiti