Pelepasan secara simbolis Tim Antawirya Universitas Diponegoro (Undip) di lantai 1 Gedung Dekanat Fakultas Teknik (FT) pada Selasa, (4/6). (Sumber: Manunggal)
Warta Utama – Tim Antawirya Universitas Diponegoro (Undip) siap bersaing dalam dua kompetisi bergengsi tahun ini. Dalam acara pelepasan yang berlangsung di lantai 1 Gedung Dekanat Fakultas Teknik (FT) pada Selasa (4/6), Tim Antawirya mengumumkan bahwa mereka akan berpartisipasi dalam ajang kompetisi mobil hemat energi di kancah internasional dan nasional.
Di tingkat internasional, Tim Antawirya akan mengikuti Shell Eco-Marathon Asia Pasific and The Middle East 2024 yang akan diselenggarakan pada 2-7 Juli di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok. Sementara itu, di tingkat nasional, mereka akan berlaga dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2024 yang diadakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) pada 24-30 Oktober di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC).
Acara pelepasan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan, Direktur Akademik dan Alumni Direktorat, Dekan FT, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Ketua Program Studi (Prodi) Teknik Mesin, dan Manajer Tata Usaha (TU) FT Undip.
Dalam sambutannya, ketua Prodi S-1 Teknik Mesin Undip, Dr. Rifky Ismail, S.T., M.T., menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Tim Antawirya hingga saat ini.
“Kami dari prodi menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dari rektorat Undip dan fakultas yang selama ini men-support proses rekan-rekan Antawirya untuk melakukan (inovasi, red) hingga akhirnya menghasilkan mobil yang baik,” terang Dr. Rifky.
Ia juga menambahkan, Tim Antawirya merupakan salah satu kebanggaan prodi yang menjadi tempat untuk mengembangkan bakat dan minat mahasiswa secara turun-temurun serta sudah menorehkan prestasi.
“Prodi menilai ini salah satu kebanggaan dan menjadi tempat mahasiswa untuk mengembangkan minat bakatnya secara turun-temurun. Kami apresiasi atas regenerasinya dan prestasi yang sudah diraih,” tutup Dr. Rifky.
Tim Antawirya adalah tim yang bergerak di bidang mobil hemat energi dan telah berdiri sejak tahun 2013 oleh Divisi Workshop Himpunan Mahasiswa (Hima) Teknik Undip. Sejak tahun 2014 hingga saat ini, Antawirya terus melakukan inovasi dan mengembangkan mobil hemat energi sehingga mampu menorehkan prestasi di kancah internasional maupun nasional.
Pada tahun 2023, mereka berhasil mencetak rekor terbaiknya dengan meraih podium ketiga di ajang internasional dan podium kedua di ajang nasional. Tahun ini, Tim Antawirya kembali mengirimkan dua mobil andalan mereka, yaitu Gentayu dan Rondhan.
Gentayu merupakan mobil untuk kategori Combustion Engine, sementara Rondhan adalah mobil untuk kategori Prototype Electric Vehicle. Kedua mobil ini telah mengalami inovasi yang signifikan dari tahun lalu.
Zarir Athaullah, selaku General Manager Antawirya menjelaskan persiapan material yang telah mereka lakukan untuk mengembangkan kedua mobil tersebut agar menjadi lebih baik.
“Kami pakai karbon fiber, tapi juga pakai material organik, kayu balsa, sehingga bobot mobilnya jadi ringan, konsumsi bahan bakarnya lebih hemat, karena mobilnya enteng,” jelas Zarir.
Gentayu, mobil hemat energi berbahan bakar bensin dengan kapasitas 125 cubic centimeter (cc), yang tahun sebelumnya berbobot 110 kilogram (kg) dengan efisiensi 358 kilometer per liter (km/l), kini mengalami pengembangan dengan bobot 94 kg dan efisiensi sebesar 464 km/l.
Sementara Rondhan, mobil listrik yang sebelumnya berbobot 31 kg dengan efisiensi 873 km/kilowatt-hour (kWh), kini dimodifikasi menggunakan rangka dari kombinasi carbon fiber dan balsa wood yang memberikan efisiensi sebesar 925 km/kWh dengan bobot 26 kg.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Tim Antawirya melakukan uji coba secara rutin. Mereka melakukan test drive hingga empat kali selama 1 minggu untuk mengukur efisiensi dari hasil riset yang telah dilakukan.
Non-technical Manager Antawirya, Muhammad Robith Al Anam, mengaku percaya diri dengan persiapan yang telah mereka lakukan. Ia pun memasang target untuk kompetisi di tahun ini bisa meraih podium pertama ataupun kedua.


Pelepasan secara simbolis Tim Antawirya Universitas Diponegoro (Undip) di lantai 1 Gedung Dekanat Fakultas Teknik (FT) pada Selasa, (4/6). (Sumber: Manunggal)
“Sejauh ini kami sangat percaya diri bahwa kami dapat meningkatkan hasil kami atau raihan podium kami. Mungkin, pada podium ke-1 atau podium ke-2 untuk tahun 2024,” ungkap Robith.
Dengan persiapan yang matang dan semangat yang tinggi, Tim Antawirya optimis dapat meraih hasil terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan. Terdiri dari 32 anggota yang terbagi menjadi 3 tim, yakni 1 tim untuk mobil bensin, 1 tim untuk prototipe elektrik, dan 1 tim non-teknis yang bertugas mengkoordinasi dan melakukan riset ilmiah serta akomodasi perlombaan.
Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. rer.nat. Heru Susanto., S.T., M.M., M.T., menyampaikan pesan motivasi atas kerja keras yang telah dilakukan Tim Antawirya dalam upaya inovasi selama ini.
“Berusaha untuk mencapai prestasi itu penting, tapi jika nanti belum berhasil, jangan patah semangat. Sejatinya inovasi itu proses yang terus berlanjut, sehingga aktivitas inovasi itulah yang membedakan kita, apakah kita mempunyai karakter leader atau follower,” ujar Prof. Heru.
Selain itu, ia juga mengucapkan selamat berkompetisi kepada Tim Antawirya dan berharap agar dapat diberikan hasil yang terbaik.
“Selamat berlomba. Saya harap, diberikan hasil yang terbaik, lah, Tim Antawirya. Buat Teknik Mesin, buat FT, dan buat Undip,” pungkas Prof. Heru.
Reporter: M. Irham Maolana
Penulis: M. Irham Maolana
Editor: Hesti Dwi Arini, Ayu Nisa’Usholihah
