Gelar Diklat Guru Nasional, FIB Mengajar Sediakan Ruang untuk Guru Tingkatkan Kompetensi

Background Layar Acara Diklat Nasional Profesi Guru se-Indonesia yang Diselenggarakan oleh FIB Mengajar 2023 (Sumber: FIB mengajar).

 

Warta Utama – Sukses menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Nasional untuk profesi guru se-Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Mengajar Undip hadirkan ruang untuk berbagi informasi dan memperkaya pemahaman mengenai proses mengajar.

 

Diklat Nasional yang diselenggarakan oleh FIB Mengajar dalam naungan Belajar Era Digital pada tanggal 19-21 Juli 2023 ini berjalan dengan baik. Acara digelar melalui Zoom Meeting dan siaran YouTube secara langsung. Tema besar yang diangkat adalah “Peningkatan Kompetensi Guru untuk Tahun Ajaran Baru”.

 

Tema tersebut dikatakan relevan untuk menunjang kapabilitas guru dalam menghadirkan suasana mengajar yang lebih baik pada semester baru mendatang. Selama tiga hari, Diklat tersebut menghadirkan tiga pembicara dari profesi yang sama untuk memaparkan materi dan pemahaman baru.

 

Acara dibuka dengan sambutan dari ketua pelaksana FIB Mengajar 2023, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIB 2023, serta pembina BEM FIB 2023. 

 

Hari pertama dimulai pada tanggal 19 Agustus 2023, dengan materi “Refleksi Pelaksanaan Pembelajaran Sambut Tahun Ajaran Baru”. Drs. Setyawan didelegasikan menjadi pembicara. 

 

Dalam materinya, terdapat tiga fakta penting untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik, yaitu guru perlu melakukan refleksi mengenai apa yang sudah dilakukan selama mengajar; meninjau cara untuk menyampaikan materi kepada murid; serta menghadirkan suasana baru untuk mengajar.

 

Di tanggal 20 Agustus 2023, materi yang disampaikan bertajuk “Pengelolaan Kelas untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran”. Hari kedua mengundang pembicara Supiani, S.Pd., M.Pd.

 

Materi penting yang dipaparkan adalah pentingnya pengelolaan kelas yang efektif untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Ada enam hal yang disebutkan: meningkatkan keterlibatan siswa, menciptakan suasana belajar yang positif, menjaga disiplin dan keteraturan, memfasilitasi pembelajaran yang terstruktur, mengatasi tantangan dan konflik, serta mendorong kemitraan dan kolaborasi.

 

Hari terakhir diisi oleh Siti Komariyah, S.Pd. yang menyampaikan materi tentang “Guru Kreatif Melalui Media Pembelajaran yang Inovatif’. Sesi ini banyak mengungkit perihal pengaplikasian teknologi ke dalam kegiatan pengajaran. 

 

Hal ini ditujukan untuk mengenalkan siswa pada perkembangan yang ada serta memanfaatkannya untuk mengemas pembelajaran secara lebih modern. Peserta Diklat juga dianjurkan untuk melakukan “STAR” (Suasana, Teknologi, Aktif, Reward) untuk diterapkan dalam lingkungan kelas. 

 

Ketiga sesi tersebut selalu diakhiri dengan sesi tanya-jawab untuk peserta Diklat. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh guru se-Indonesia ini amat berpengaruh untuk meningkatkan kompetensi mengajar. 

 

Bicara tentang respons peserta, acara Diklat mendapatkan feedback yang sangat baik. Peserta Diklat selama kurun waktu tiga hari mencapai 500-700 peserta setiap pertemuannya. Peserta datang dari profesi guru berbagai macam daerah di Indonesia.

 

Diklat ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada guru untuk membangun suasana belajar lebih baik di tahun ajaran baru. Dengan mengadakan forum ini, besar harapan untuk para guru mengaplikasikan ilmu yang telah dipaparkan sehingga hasil pengajaran lebih dikatakan efektif dan efisien.

 

Reporter: Adira Khania

Penulis: Adira Khania

Editor: Fahrina Alya Purnomo

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top