Bahagiakan Yatim, Lazis Nurul Hayat & Insani Undip Gelar Nonton Bareng

Kegiatan nonton bareng film berjudul Children of Heaven bersama anak yatim sekitar Semarang di bioskop XXI The Park Mall, Kota Semarang, pada Minggu (5/7/2026). (Sumber: Insani Undip/Citizen Journalism)

Citizen Journalism – Dalam rangka menyemarakkan momentum bulan Muharram dan aksi menebar kebaikan, Lembaga Amil Zakat (Lazis) Nurul Hayat Jawa Tengah berkolaborasi dengan Gerakan Mengajar Al Qur’an (Gema) Insani Universitas Diponegoro (Undip) dalam menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) bersama puluhan anak yatim piatu. Acara yang dipenuhi gelak tawa dan keceriaan ini berlangsung pada pukul 13.00 hingga 15.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) di bioskop XXI The Park Mall, Kota Semarang pada Minggu (5/7/2026).

Sekitar 60 hingga 70 anak yatim yang didominasi oleh usia siswa Sekolah Dasar (SD) diajak untuk menikmati sajian film drama keluarga yang sarat akan makna berjudul Children of Heaven. Perwakilan tim Lazis Nurul Hayat menuturkan bahwa kesuksesan dan kelancaran acara ini tak lepas dari sinergi banyak pihak. Pemilihan kegiatan nobar ini pun dinilai sebagai pendekatan yang efektif untuk memberikan edukasi.

“Acara kali ini sangat berkesan karena dibantu oleh banyak pihak,” ujar Roni selaku Kepala Divisi Program Lazis Nurul Hayat.

Ia menjelaskan bahwa pihak-pihak tersebut meliputi tim internal, rekan-rekan Insani dan Gema Undip, ustadz-ustadzah pendamping hingga pengelola The Park Mall dan tim XXI yang sangat kooperatif memfasilitasi anak-anak. 

Lebih lanjut, Roni menjelaskan alasan di balik pemilihan film tersebut.

“Dampak yang diharapkan melalui nobar ini adalah menjadi sarana dakwah yang unik untuk anak-anak,” tambahnya.

Menurutnya, film Children of Heaven sarat akan pesan moral seperti nilai keluarga, tanggung jawab, kejujuran, dan pantang menyerah. Ia pun berharap anak-anak dapat mengambil hikmah dari film tersebut.

 

Kebahagiaan yang Menular

Raut bahagia tidak hanya terpancar dari wajah anak-anak, tetapi juga oleh para pendamping. Rodhiyah yang merupakan Koordinator Daerah (Korda) Anak Yatim Wilayah Ngaliyan Tugu, mengungkapkan rasa syukurnya karena bisa kembali mengawal kegiatan anak-anak yatim. 

“Saya sangat senang bisa ikut membahagiakan anak yatim. Walaupun mungkin tidak bisa memberi secara materi, tapi saya bisa mendampingi mereka. Alhamdulillah, panitia dari Insani maupun Nurul Hayat sudah sangat baik, tidak ada kekurangan,” ungkapnya.

Meski harus menjaga puluhan anak SD yang aktif dan senang berlarian, ia mengaku tidak menemui kesulitan berarti karena anak-anak tetap patuh ketika diminta berkumpul dan tertib meminta izin saat hendak ke toilet. Tak hanya itu, antusiasme tertinggi juga datang dari para peserta cilik. Seusai pemutaran film, anak-anak mengaku sangat menikmati pengalaman nobar tersebut dan mampu menangkap pesan emosional dari film yang disajikan.

“Senang banget nonton bareng-bareng. Filmnya seru, tapi sempat terharu sedikit pas adegan bapaknya ngasih sepatu,” ujar Rafi, salah satu peserta anak dengan antusias. 

Ketika ditanya apakah mereka ingin diajak nobar lagi, anak-anak serempak menyetujui.

“Mau. Maunya di sini saja karena seru, kebetulan tadi juga bisa lihat sirkus,” ujar mereka.

Sebagai evaluasi ke depan, pihak Lazis Nurul Hayat berharap koordinasi dengan relawan mahasiswa dapat berjalan semakin intens. 

“Secara keseluruhan konsep acaranya sudah bagus dan adaptif di lapangan. Oleh karena itu, harapan kami terhadap teman-teman relawan Insani Undip agar dapat terus bekerja sama dan menjadi mitra pelaksana event yang ada di Nurul Hayat kedepannya,” tutup perwakilan Lazis Nurul Hayat Jawa Tengah.

 

Penulis: Dwi Ardiansyah, Mahasiswa Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 

Editor: Salsa Puspita, Andaru Surya

Scroll to Top