Gubernur Jateng Janjikan Beasiswa untuk Mahasiswa Undip dengan Nilai KKN Tertinggi

Penyematan topi KKN secara simbolis oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi kepada perwakilan mahasiswa Undip saat Upacara Pemberangkatan KKN Tim II Undip  pada Selasa (7/7/2026) di Muladi Dome (Sumber: Manunggal)

Peristiwa — Upacara Pemberangkatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Tim  II Tahun Akademik (TA)  2025/2026 dilaksanakan di Gedung Muladi Dome, pada Selasa (7/7/2026). Acara tersebut dibuka dengan berbagai penampilan, mulai dari nyanyian hingga tarian. Kemudian, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Diponegoro (Undip), Suherman memulai acara dengan membacakan laporan mengenai pelaksanaan KKN Tim II (red, dua) mahasiswa Undip.

Pada KKN kali ini, terdapat 4.414 mahasiswa mengikuti KKN Tematik di 23 kabupaten dan 4.616 mahasiswa mengikuti KKN Reguler di 10 kabupaten se-Jawa Tengah. Sebanyak 306 dosen pembimbing lapangan (DPL) mendampingi  9.030 mahasiswa selama pelaksanaan KKN. Meskipun demikian, Suherman mengatakan bahwa hampir 50 persen mahasiswa sudah melaksanakan KKN ke desa masing-masing lebih awal, yakni sebelum upacara pemberangkatan dilaksanakan. Lalu, seluruh mahasiswa yang mengikuti KKN nantinya akan kembali pada sekitar pertengahan bulan Agustus 2026.

“Ya kita hampir separuhnya sudah meluncur ya, karena kita kan ada yang dari awal semester, ada yang dari tengah semester. Jadi semua sudah diprogram,” kata Suherman saat diwawancarai oleh Awak Manunggal pada Selasa (7/7/2026).

Kegiatan upacara ini juga menghadirkan Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi yang turut memberikan sambutan kepada para mahasiswa Undip yang akan melaksanakan KKN. Dalam sambutannya, Luthfi menyebutkan bahwa ia merasa senang karena mahasiswa Undip dapat berkontribusi untuk desa-desa di berbagai kecamatan di Jawa Tengah, sekaligus membantu merealisasikan Kecamatan Berdaya yang merupakan program Pemerintah Jawa Tengah.

“Jadi di tempat kita sudah hampir 4.720 Kecamatan Berdaya, tetapi yang adik-adik mahasiswa nanti lakukan ada sekitar 335, kalau enggak 345 Kecamatan Berdaya sebagai role model,” ucap Luthfi saat diwawancarai oleh Awak Manunggal pada Selasa (7/7/2026).

Selain itu, dalam pidatonya, Luthfi pun menjanjikan beasiswa kuliah S-2 bagi tiga mahasiswa Undip dengan nilai KKN tertinggi nantinya.

“Bahkan, saya minta ke Pak Rektor, tunjuk tiga orang mahasiswa yang nanti nilainya paling (red, tinggi) satu, rangking yang satu, dua, tiga, saya akan memberikan apresiasi untuk kita kuliahkan nanti,” terang Luthfi.

Rektor Undip, Suharnomo pun turut menyampaikan terima kasih kepada Luthfi atas sikap responsifnya terhadap pelaksanaan KKN Tim II mahasiswa Undip kali ini. Ia juga menyatakan dukungan terhadap program Kecamatan Berdaya bersama berbagai Unit Pelayanan Terpadu (UPT)  untuk keberjalanan KKN reguler, maupun KKN tematik mahasiswa Undip.

“Jadi, kami akan support terus pemerintah Jawa Tengah, baik itu melalui KKN reguler, lewat UPT-UPT yang ada, kita samanya, maupun KKN tematik yang dibutuhkan juga oleh masyarakat yang ada di tempat masing-masing,” tutur Suharnomo saat diwawancarai oleh Awak Manunggal pada Selasa (7/7/2026).

 

Tanggapan Mahasiswa Terkait Pelaksanaan KKN Tim II

Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Program Studi (Prodi) Sastra Jepang sekaligus Koordinator Desa Tim II KKN Undip di Desa Kayen, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Alfarizky Maulana Putra Wahyudi atau yang disapa Reiz mengaku cukup puas dengan kinerja Pusat Pelayanan Kuliah Kerja Nyata (P2KKN) Undip dalam mempersiapkan KKN kali ini. Reiz menyoroti upacara pemberangkatan yang terlaksana dengan baik dan mendukung kolaborasi KKN Undip dengan program Kecamatan Berdaya.

“Apalagi ini kan juga kolaborasi dengan pemerintah Jawa Tengah juga ya, dengan programnya yang Kecamatan Berdaya, berarti bisa dibilang kami cukup puas,” ucap Reiz saat diwawancarai oleh Awak Manunggal pada Selasa (7/7/2026).

Perlu diketahui bahwa upacara pemberangkatan KKN Tim II mengharuskan mahasiswa untuk  mengenakan jaket khusus KKN. Namun, beberapa tim masih belum dapat menggunakan jaket tersebut karena terkendala dengan vendor, salah satunya Tim II KKN Undip di Desa Kayen itu sendiri. Mahasiswa FIB Prodi Sejarah sekaligus bagian Publikasi, Dokumentasi, dan Desain (PDD) KKN Tim II Undip di Desa Kayen, Jovita Salma Dwi Novanda mengaku bahwa vendor belum dapat memberikan kepastian waktu untuk menyelesaikan pesanan jaket.

“Ya jadinya molor dan harusnya ini kan upacara pemberangkatan sudah harus pakai jaket, tapi kelompok kita dari vendornya itu belum bisa ngasih kepastian kapan jadinya, jadinya kita pakai almet (red, jas almamater),” terang Jovita saat diwawancarai oleh Awak Manunggal pada Selasa (7/7/2026).

Namun, terlepas dari kendala tersebut, Jovita menyampaikan bahwa persiapan Tim II KKN di Desa Kayen sudah sangat matang meskipun program kerja (proker) yang akan direncanakan masih dalam tahap proses.

“Dari mulai akomodasi, armadanya, terus juga kita persiapan tentang apa saja list-list barang-barang yang dibutuhkan. Kita sudah mulai bahas sedikit proker-proker yang akan dilakukan, tapi belum official mau yang mana,” tutur Jovita.

Tak hanya itu, dalam merealisasikan proker yang dibawakan untuk KKN, mahasiswa melakukan riset terlebih dahulu untuk menemukan berbagai persoalan di desa-desa tujuan. 

“Kita perlu riset dari bagaimana sih, apa saja kendala-kendala yang sedang dirasakan oleh warga-warga di desa sana. Setelah kita riset, kita menemukan apa saja kendalanya. Nah, mungkin dari situ kita bisa angkat suatu program kerja yang nantinya akan kita laksanakan,” jelas Enrick Figo Al Rizqi Satriyo Wibowo, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Prodi Hukum Undip sekaligus Wakil Koordinator Desa Tim II KKN di Desa Kayen saat diwawancarai oleh Awak Manunggal pada Selasa (7/7/2026).

Dalam upacara tersebut, Suharnomo pun tidak lupa memberikan pesan dan harapan kepada mahasiswa agar dapat menjaga perilaku dan tutur kata selama pelaksanaan KKN di desa masing-masing.

 

Reporter: Salwa Hunafa

Penulis: Salwa Hunafa

Editor: Salsa Puspita, Andaru Surya

Scroll to Top