Stan makanan tradisional dari berbagai negara dalam Diponegoro International Youth Festival, Jumat (25/10) bertempat di Lapangan Widya Puraya Undip (Alfio/Manunggal)
ManunggalCybernews — International Office Universitas Diponegoro selenggarakan Diponegoro International Youth Festival bertempat di Lapangan Widya Puraya Undip, Tembalang, Jumat (25/10). Acara yang diikuti oleh mahasiswa asing dari berbagai negara seperti Pakistan, Jepang, Mesir, dan Spanyol ini menyajikan makanan tradisional dari negara masing-masing.
Selain itu, juga diadakan Night Culture Festival yang menyajikan Arabic dan African Dance oleh para mahasiswa Dharma Siswa dan KNB Undip. Acara ini digelar sebagai salah satu upaya Undip untuk meningkatkan jumlah mahasiswa internasional di Undip.
“Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri dari para mahasiswa internasional untuk melanjutkan studi di Indonesia, khususnya di Undip,” ujar Head of International Office Diponegoro University, Ita Widowati.
Wakil Rektor Undip Budi Setyono membuka acara Diponegoro International Youth Festival secara simbolis, Jumat (25/10) (Erlin/Manunggal)
Wakil Rektor II Undip, Budi Setyono menyampaikan bahwa acara ini membuka kesempatan bersama untuk melebarkan jaringan di tingkat internasional. Hal ini sejalan dengan visi misi Undip menuju World Class University.
“Saling bahu-membahu mewujudkan kualitas pendidikan yang berkelas dunia dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” jelasnya.
Adapun negara lain yang turut berpartisipasi dalam acara ini yaitu Maroko, Lybia, Sierra, Leone, Burundi, Madagaskar, Thailand, Yemen, Ukraina, Malaysia, serta Timor Leste. Selain itu, universitas dalam negeri seperti Universitas Negeri Semarang, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Muhammadiyah Semarang, dan Politeknik Kesehatan Semarang. (Erlin/Manunggal)
