Peristiwa – Universitas Diponegoro (Undip) telah selesai menjalankan kegiatan Pemusatan Pembinaan Penyusunan Laporan Kemajuan dan Simulasi Penilaian Kemajuan Pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa di Kota Salatiga, pada Minggu (9/10) hingga Selasa (11/10). Kegiatan tersebut adalah upaya yang dilakukan Undip untuk mempersiapkan mahasiswanya menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 yang bertuan rumah di Universitas Hasanudin (Unhas), pada Minggu (23/11) hingga Jumat (28/11) mendatang.
Penilaian Kemajuan Pelaksanaan Program (PKP2) merupakan salah satu rangkaian dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat dan Kemahasiswaan (Ditjen Diktiristek). Tahap ini diisi dengan pemaparan progress program penelitian, seperti capaian, luaran, dan rencana selanjutnya oleh tim PKM yang lolos pendanaan. PKP2 dilaksanakan secara dalam jaringan (daring), pada Rabu (19/10) sampai Rabu (26/10).
“PKP2 itu kegiatannya berupa presentasi. Kita presentasi tentang progress kita selama ini. Tentang outputnya seperti apa, kemudian capaiannya, luarannya, terus tentang tahapan rencana berikutnya,” ucap Azzahra Aulia Lampart, atau akrab disapa Sasa, sebagai salah satu ketua tim PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PM) dari Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP).
PKP2 disebut sebagai seleksi lanjutan untuk menyaring tim PKM yang berhak lolos menuju PIMNAS ke-38. Untuk memperbesar peluang lolos PKP2, Undip menggelar kegiatan Pemusatan Pembinaan Penyusunan Laporan Kemajuan dan Simulasi Penilaian Kemajuan selama 3 hari, di Hotel Grand Wahid, Kota Salatiga.
Kegiatan tersebut membuka peluang bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri agar lebih siap menghadapi PKP2. Mahasiswa diberi kesempatan untuk berlatih presentasi di hadapan tim penyeleksi atau reviewer nasional. Lebih dari itu, mahasiswa difasilitasi untuk berkonsultasi mengenai laporan kemajuan dan substansi dari PowerPoint (PPT) yang akan dipaparkan.
“Kita dipanggil, terus di Quality Control (QC) dari awal sampai akhir. Bagaimana laporan kemajuannya, apakah sudah sesuai dengan panduannya atau belum, dan PPTnya sudah memenuhi standar atau tidak,” jelas Fatma Petaloka Filyal Arafat, alias Fatma, selaku ketua tim PKM-RE (PKM Riset Eksakta) dari Fakultas Sains dan Matematika (FSM).
Fatma merasakan manfaat dari pembinaan tersebut karena dirasa sangat membantu dalam mempersiapkan PKP2 dengan lebih tertata. Fatma mengaku bahwa dirinya sempat terganggu dengan beberapa hal di lingkup kampus yang membuat dirinya kurang fokus mengerjakan penugasan PKM. Dengan adanya kegiatan pemusatan membuat Fatma merasakan banyak progres untuk timnya.
“Dari hasil pemusatan kemarin aku dan tim merasa cukup banyak progres, yang sebelumnya masih raba-raba. Setelah di QC dari tim Task Force, itu juga dapat banyak masukan dan kita lebih intens, jadi nggak perlu ngejar-ngejar dosen pendamping atau Task Force untuk menyesuaikan jadwal untuk ketemu di luar, tapi disediakan waktu dan tempat waktu kemarin di Salatiga,” tutur Fatma.
Dukungan datang tidak hanya dari lingkup universitas saja. Fakultas juga turut berperan dalam mematangkan persiapan mahasiswa. Fakultas berhasil menghantarkan mahasiswanya melalui pembinaan-pembinaan yang dilakukan dari awal pembuatan proposal hingga rutin melakukan monitor dan evaluasi (monev) setelah lolos pendanaan.
Sasa merasa terbantu dengan peran fakultas yang membimbingnya dari nol sampai tahap pendanaan. Tidak hanya itu, fakultas juga membantu dalam mencarikan dosen pembimbing yang akan mendampingi setiap tim. Dalam hal ini, Sasa mengaku bahwa mahasiswa hanya perlu mempersiapkan anggota tim.
“Untuk fakultas aku sendiri, aku bandingin dari tahun lalu, ya, itu udah baik banget. Terus di tahun ini, mereka (red, fakultas) gencar banget gitu untuk ‘kalian yang berminat, bisa bikin tim dulu’. Nanti bakal dibagiin dosen pendampingnya,” ungkap Sasa.
Dengan diadakannya kegiatan Pemusatan Pembinaan Penyusunan Laporan Kemajuan dan Simulasi Penilaian Kemajuan Pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa diharapkan dapat memberi manfaat untuk mahasiswa maupun universitas dalam mempertahankan citra Undip di kancah nasional melalui ajang bergengsi PIMNAS. Keinginan Undip untuk menggencarkan prestasi mahasiswanya sejalan dengan upaya-upaya yang dilakukan.
Reporter: Raisya Nurul Khairani, Sintya Dewi Artha
Penulis: Sintya Dewi Artha
Editor: Nuzulul Magfiroh, Nurjannah



