Menambah pemasukan
Gedung Training Center I yang berfokus pada fisika medik dan teknik mesin dirasa kurang mampu menyokong pendanaan Undip. Sehingga pada Jumat (11/9) lalu, Rektor Undip Prof Yos Johan Utama meresmikan pembangunan gedung Training Center II yang ditandai dengan peletakan batu pancang. Gedung ini nantinya didirikan di atas tanah seluas 50x60m.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Undip Baskoro menerangkan, tujuan dibangunnya gedung Training Center II adalah untuk menampung kegiatan di Undip.
“Gedung Training Center sebenarnya kita sudah punya, hanya saja masih spesifik ke teknik mesin dan fisika medik. Sementara prospek Undip ke depan sebagai PTN BH, diharapkan penerimaan Undip atau sumber dana Undip ini berasal dari sumber-sumber RGA (RevenueGenerating Activities),” ujarnya.
Baskoro menambahkan, Undip ingin menekan biaya pendidikan yang dari tahun ke tahun semakin besar. Pemenuhan biaya pendidikan maupun penelitian tersebut dapat diperoleh bukan hanya dari SPP mahasiswa, tetapi juga dari sumber dana lain. Contoh yang sudah dirintis oleh Undip, yakni SPBU. Melalui SPBU, lanjut Baskoro, Undip diharapkan bisa mendapat profit, sehingga profit itu bisa membantu dana operasional Undip.
Selain bertujuan untuk menampung kegiatan dan menjadi sumber RGA, gedung Training Center II juga dapat dipergunakan dalam penyelenggaraan training.
“Undip memiliki banyak pelatih atau instruktur dari bidang masing masing, jadi hal ini bisa kita manfaatkan. Untuk itu kita memerlukan tempat yang cukup representatif. Jika gedung Training Center I spesifik pada fisika medik dan teknik mesin, maka di gedung Training Center II ini diisi oleh bidang lain,” imbuhnya.




