
Demonstrasi pengolahan sampah organik oleh Tim I KKN Undip Desa Mereng Pemalang, Kamis (25/1) (Sumber: Dok. Pribadi)
Citizen Journalism – Kelompok mahasiswa Tim I Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Desa Mereng, Kabupaten Pemalang sosialisasikan program Bank Sampah pada kelompok karang taruna Desa Mereng, Kamis (25/1).
Kegiatan ini sebagai langkah awal terealisasikannya sebuah tempat penampungan sampah yang layak, sekaligus mendatangkan keuntungan finansial.
Mahasiswa Agroekoteknologi 2020 Fathan Oktano Indra Putra menyebut masih banyak aktivitas masyarakat desa yang menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan, seperti membakar sampah. Hal inilah yang melatarbelakangi pelaksanaan program kerja (proker) tersebut.
“Tim KKN ingin menginisiasi Bank Sampah agar warga di sini bisa mengerti pemilahan, pengelolaan, dan bagaimana sampah bisa menjadi uang. Sasaran proker kami adalah karang taruna karena akan lebih baik apabila diawali oleh gerakan-gerakan pemuda,” ungkap penanggung jawab proker multidisiplin 1 KKN Tim I Undip Desa Mereng itu pada Minggu, (4/2).
Dalam pelaksanaannya, tim KKN memberikan beragam contoh pemilahan sampah dari hulu ke hilir. Di samping itu, ditunjukkan pula demonstrasi pengolahan sampah organik agar materi sosialisasi tersampaikan dengan baik.
“Ini proker multi, jadi melibatkan beberapa disiplin ilmu teman-teman satu tim. Ada yang dari Fakultas Hukum (FH) membahas dasar hukum yang memayungi Bank Sampah. Kalau yang Akuntansi, membahas rancangan anggaran serta pembukuan keuangan yang baik,” imbuh Fathan.
Fathan berharap, Bank Sampah dapat direalisasikan minimal pada tahap pengadaan tempat sampah untuk pemilahan sampah. Sebab, tidak dapat dipungkiri Bank Sampah memang membutuhkan modal yang cukup besar dalam pengimplementasiannya.
“Semoga 1-2 tahun ini dapat terealisasi, minimal tempat sampahnya. Kalau dari tanggapan karang tarunanya, sekitar 20-40 persen kemungkinan akan merealisasikan dalam waktu dekat. Mereka masih ingin mendalami dulu sehingga nanti pelaksanaannya bisa lebih maksimal,” pungkasnya.
Penulis: Diana Putri Maulida (Mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika)
Editor: Ayu Nisa’Usholihah, Hesti Dwi Arini



