Surat Keputusan SM Undip Menjadi Awal Baru BEM Undip 2021

Surat Keputusan Pemberhentian Ketua BEM Undip 2021 oleh Senat Mahasiswa Undip (Sumber: bit.ly/SuratKeputusandanLampiran)

Warta Utama ― Satu bulan setelah serah terima jabatan, BEM Undip 2021 belum terlihat eksistensinya. Surat keputusan yang dikeluarkan SM Undip, Rabu (3/2) menjadi jawaban dengan lampiran notula yang menjelaskan duduk perkara Ketua BEM Undip 2021; Thufail Addausi.

Dalam lampiran tersebut, Daus–sapaan dari Thufail Addausi–memutuskan mundur sebagai Ketua BEM Undip 2021 disebabkan oleh beberapa faktor, seperti masalah finansial, masalah akademik, dan masalah kesehatan (terpapar COVID-19, red). Atas alasan-alasan tersebut, pihak lain, terutama SM Undip tidak punya hak untuk mengintervensi.

 

Naufal Ilham selaku Ketua SM Undip 2021 menuturkan bahwa urusan komitmen pencalonan diri kembali ke pribadi masing-masing. “Kalau dia sudah bersedia dan mencalonkan sebagai Ketua BEM, seharusnya dia sudah berkomitmen untuk menjalankan itu. Tapi ternyata dia mengundurkan diri,” jelasnya pada awak Manunggal, Kamis (4/2).

 

Akibat mundurnya Daus dari posisi Ketua BEM, timeline pembentukan kabinet BEM Undip 2021 mengalami stagnasi, sehingga BEM Undip diduga melanggar pasal 23 (5) Pedoman Pokok Organisasi (PPO) Kemahasiswaan Undip 2017. Pasal tersebut menerangkan bahwa, pengurus inti (Kabinet) BEM dibentuk oleh Ketua dan Wakil Ketua BEM Undip terpilih selambat-lambatnya 30 hari setelah penetapan hasil pemira universitas.

 

Pihak SM Undip sendiri memaklumi kemandekan timeline ini sehingga diadakan perpanjangan waktu pembentukan kabinet BEM selama lima hari setelah pemanggilan Ketua dan Wakil Ketua BEM, Senin (1/2). “Kalau kita tidak memaklumi, yang bisa kita lakukan selain memproses adalah membekukan BEM (BEM Undip, red) karena dia menyalahi PPO itu. Kita berpikir, jika kita sampai membekukan BEM, bagaimana keberlangsungan organisasi mahasiswa (ormawa) lain,”  ungkap Naufal. 

 

Setelah SM Undip merilis SK pemberhentian Daus sekaligus pengangkatan Chory sebagai Ketua BEM Undip 2021, Naufal menjelaskan bahwa proses pelantikan akan segera dilaksanakan dan dapat disaksikan secara terbuka oleh seluruh mahasiswa Undip. Jumat (5/1) dilaksanakan pelantikan  M. Chory Firdaus dan Maria Fransiska Oktavia Nugraheni sebagai Ketua dan Wakil Ketua BEM Undip 2021 melalui Microsoft Teams dengan dihadiri lebih dari 200 partisipan. 

 

Menanggapi banyaknya kritik yang dilayangkan kepada Daus pada berbagai platform media sosial, Naufal berpesan kepada seluruh masyarakat kampus untuk disudahi. “Cukuplah untuk menghujat si Daus. Toh, dia sudah dapat hukuman untuk diberhentikan dari Kabem. Kalau misalnya dihukum gak secara langsung pun, dia sudah mendapat malu,” ujarnya.

 

Meskipun BEM Undip menyambut awal periode 2021 dengan berbagai masalah getir; mulai dari aksi Walk Out (WO) pada Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Madya (LKMM-TM) yang menjadi kendala Pemira, mundurnya sang ketua, hingga pelanggaran PPO yang berujung surat panggilan dari SM Undip, namun Naufal tetap berharap BEM Undip periode 2021 ini dapat berjalan dengan baik. Ia berekspektasi, ke depannya SM Undip maupun BEM Undip dapat berkolaborasi dan berkoordinasi dalam satu tahun kepengurusan ini.

 

Reporter : Siti Latifatu S

Penulis : Siti Latifatu S

Editor : Aslamatur Rizqiyah, Fidya Azahro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *