Spirit Ramadan: Sahur Gratis oleh KPJ Jadi Pusat Magnet bagi Warga Tembalang

Suasana Pembagian Sahur Gratis oleh Komunitas Programmer Jalanan (KPJ) pada Rabu (27/3). (Sumber: Dok. Pribadi)

 

Peristiwa – Bulan Ramadan selalu memancarkan semangat dalam berbagi dan berbuat kebaikan. Di tengah spirit ini, Komunitas Programmer Jalanan (KPJ) menjadi pusat perhatian di Tembalang karena inisiatifnya membagikan paket sahur gratis.

Didirikan oleh sejumlah mahasiswa Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Diponegoro (Undip) angkatan 2020, KPJ bukan seperti komunitas pada umumnya. Nama “Programmer Jalanan” sendiri memiliki latar belakang yang unik. 

Seperti yang diungkapkan oleh Muhammad Rifqi Zaidan selaku lead project sahur gratis. Ia  menjelaskan bahwa kebanyakan anggota KPJ adalah mahasiswa informatika yang akan menjadi programmer di masa mendatang.

“Kita memakai kata ‘programmer’ karena memang kebanyakan lulusan informatika ujungnya akan jadi programmer, dan kata ‘jalanan’ itu sendiri ada karena kita bagiin sahur gratis pertama kali itu di jalanan,” terang Zaidan. 

KPJ ingin menciptakan sesuatu yang berbeda dari yang lain, mereka menyadari bahwa pembagian takjil dan berbagi di panti asuhan sudah menjadi hal yang umum dilakukan oleh banyak orang. Oleh karena itu, KPJ mencari hal yang belum banyak dilakukan oleh orang lain, seperti menyediakan sahur gratis.

Sahur gratis yang diinisiasi oleh KPJ dimulai pada Rabu (13/3) di sekitar gerbang masuk Undip Tembalang atau yang biasa disebut Jalan Bunderan dengan menyediakan 100 paket sahur. 

Kemudian, pada batch kedua (17/3), lokasi pembagian sahur gratis tersebut dipindahkan ke halaman parkir Gedung Information Communication Technology Centre (ICT)  Undip, dengan porsi yang lebih besar, yaitu 325 porsi. 

Jumlah porsi yang disediakan setiap batch-nya terus bertambah karena antusiasme masyarakat yang tinggi. Pada batch ketiga (20/3), mencapai 500 paket; pada batch keempat (24/3), 700 paket dengan tambahan menu nasi fried chicken, telur, tahu, dan tempe; hingga pada final batch (27/3), jumlahnya meningkat menjadi 1.000 paket dengan menu dari salah satu restoran cepat saji ala Jepang. 

Awalnya, pembagian sahur gratis ini merupakan inisiatif murni KPJ dengan bantuan donatur dari berbagai kalangan. Namun, pada batch terakhir, mereka berkolaborasi dengan Stress Capital untuk memperluas cakupan pembagian.

Selain itu, paket sahur gratis oleh KPJ ini tersedia untuk semua individu dari berbagai lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang. Bahkan, mereka yang tidak menunaikan ibadah puasa pun tetap dipersilakan untuk mengambil manfaat dari paket sahur ini.

Menurut Zaidan, motivasi KPJ untuk menggelar pembagian sahur gratis ini tidak jauh berbeda dengan motivasi orang berbagi pada umumnya, yaitu untuk mencari kebaikan dan pahala di bulan Ramadan. 

Zaidan pun turut memberikan kesaksian yang mengesankan. Dalam ungkapannya, ia tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya terhadap semangat yang ditunjukkan oleh warga Tembalang.

“Semangat warga Tembalang jujur keren banget, awalnya kita nggak mengira akan serame itu karena diadakan di waktu sahur yang notabenenya dini hari. Bener-bener patut diacungin jempol karena yang ngantre selalu rame dan mayoritas tertib,” pungkasnya. 

Kegiatan tersebut berhasil menjadi pusat magnet yang mampu menarik sejumlah warga Tembalang, khususnya mahasiswa Undip untuk ikut serta dalam meramaikan war sahur gratis. 

Seperti yang diungkapkan oleh M. Yusuf Riyadi, mahasiswa Sekolah Vokasi (SV), Prodi Teknologi Rekayasa Otomasi (TRO). Ia membagikan pengalamannya ketika ikut mengantre di lokasi pembagian sahur gratis.

“Suasananya rame pol, siapa sih yang nggak mau sahur gratis. Aku ikut war ini sampe empat kali. Pertama waktu batch kedua, 325 orang aja rame banget sampe parkiran ICT full. Apalagi yang sahur gratis penutupan, 1.000 porsi HokBen itu antreannya sampe Bunderan Undip,” jelas Yusuf. 

Yusuf juga mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya pembagian sahur gratis tersebut. 

“Untuk aku mahasiswa perantau, sahur gratis ini bagai oasis di tengah gurun. Bisa ngirit pengeluaran, ya walaupun harus ngantre panjang, tetapi tetap worth it, lah. Terima kasih buat komunitas ini, aku yakin banyak banget yang merasa terbantu, termasuk aku,” imbuhnya. 

Pembagian paket sahur gratis yang dimulai pada Rabu (13/3) lalu, telah berakhir dengan sukses pada Rabu (27/3). Meskipun berakhir, Komunitas Programmer Jalanan (KPJ) berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan di tahun mendatang dan menjadi tradisi baik yang dijalankan oleh para penerusnya. 

 

Dokumentasi kegiatan :

 

Reporter: M. Irham Maolana

Penulis: M. Irham Maolana

Editor: Hesti Dwi Arini

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top