
Warta Utama— Bukan tanpa alasan. Inovasi tersebut dirancang guna menjawab tantangan mitra kerjanya, Pokdakan Wirausaha Lele Suka Maju, Semarang. “Berdasarkan diskusi antara tim dan mitra, ada beberapa hal yang perlu diatasi, yaitu mengenai pemberian pakan dan manajemen kualitas air kolam,” tambah Diastuti Nur Alfiyanti, anggota tim penelitian.
Tidak hanya itu, Diastuti juga menjelaskan, bila para pembudidaya ikan lele di Suka Maju biasanya memberikan pakan dengan teknik sebar atau hand feeding sebanyak dua kali dalam sehari. Hal tersebut membuat pembudidaya harus tetap tinggal dan mengawasi kolam setiap hari. Sementara untuk menjaga kualitas air tetap optimal, para pembudidaya ikan di Suka Maju biasanya mengurangi air kolamnya tanpa takaran akurat.
Maka, hal tersebutlah yang kemudian mendasari tekat tim peneliti yang terdiri atas Gigih Windu Wijaya, Diastuti Nur Alfiyanti, Fathurizqi Brilian Azhari, Fajar Hendrawan, Yusuf Tajanuddin Rusdiawan, dan Wildan Arif Firmanda merancangan Sofiet.
“Sofiet (Solar power fishery based on IoT) adalah alat otomatisasi pakan ikan dan manajemen air berbasis internet of things yang menggunakan energi listrik terbarukan dari matahari,” papar Gigih Windu Wijaya, Ketua Tim. Ia pula memaparkan mekanisme kerja Sofiet. Adapun mekanisme kerja yang dimaksud yakni:
- Panel surya yang disinari matahari menghasilkan energi listrik yang disimpan ke aki sebagai baterai.
- Energi dari aki disalurkan ke arduino sebagai pusat komputasi, sensor dan aktuator.
- Sistem manajemen air diawali dari pengukuran secara real time oleh sensor PH, suhu dan oksigen pada kolam. Apabila pengukuran mengindikasikan kualitas air kurang baik maka valve elektrik pada saluran pembuangan air akan terbuka dan dilakukan pengurasan. Sensor ketinggian air akan mengaktifkan kran elektrik untuk mengisi kembali air apabila kedalaman air sudah mencapai titik tertentu. Data pengukuran kualitas air ditampilkan pada apps sofiet dan sistem pengurasan serta pengisian air dapat dikontrol melalui apps dengan timer ataupun tombol on off.
- Alat otomatisasi pakan dapat dikontrol dengan aplikasi Sofiet dengan pengatur waktu maupun tombol on-off. Ketika timer sudah menunjukan waktu makan ikan, tutup alat pakan akan terbuka, lalu pakan ikan berjatuhan ke arah baling-baling untuk menyebarkan pakan ke seluruh permukaan kolam. Data mengenai sisa pakan pada tempat penyimpanan pakan dipantau oleh sensor ketinggian dan ditampilkan pada apliksi S
Permodelan tersebut memerlukan waktu dua bulan, agustus hingga oktober, dalam proses perancangannya. Sementara proses pengerjaanya dilakukan dengan pembagian tugas antar anggota. Sejauh ini, tim Gigih sedang mempersiapkan hal menuju PIMNAS.
“Kami sering latihan presentasi, berdiskusi dengan dosen pembimbing dan sekarang sedang menunggu arahan lebih lanjut dari koordinator undip mengenai substansi dan teknis pelaksanaan PIMNAS di era pandemi,” tutup Gigih.
Reporter: Cindy Yulita
Penulis: Cindy Yulita
Editor: Winda N, Alfiansyah