Poster pengenalan aplikasi SIPADI Undip yang diluncurkan pada Kamis (30/1) (Sumber: Unggahan Akun Instagram @giziundip.official)
Peristiwa – Universitas Diponegoro (Undip) kembali menghadirkan terobosan baru di dunia akademik dengan memperkenalkan Sistem Pemantauan Aktivitas Studi (SIPADI) yang diluncurkan pada Kamis (30/1). Inovasi berbasis digital ini dirancang untuk memberikan akses kepada orang tua dalam memantau perkembangan akademik, riwayat pembayaran, serta status perkuliahan mahasiswa secara real-time.
Sebagai universitas yang terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, Undip berupaya meningkatkan transparansi akademik melalui sistem yang terintegrasi dan mudah diakses. Melalui SIPADI, orang tua dapat dengan mudah mengetahui progres studi anak mereka tanpa harus menunggu laporan dari mahasiswa atau pihak kampus. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dukungan lebih optimal dalam membantu mahasiswa menyelesaikan studinya tepat waktu.
Fitur Utama Aplikasi
Sistem Pantau Perjalanan Studi Undip menghadirkan beberapa fitur unggulan, antara lain:
- Pemantauan Akademik Real-Time
Orang tua dan wali mahasiswa dapat melihat perkembangan akademik secara langsung melalui data yang ditampilkan. Mulai dari nilai ujian, kehadiran, hingga kegiatan akademik lainnya, semua dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi. - Notifikasi dan Pengingat
Aplikasi ini dilengkapi dengan sistem notifikasi yang akan mengingatkan orang tua mengenai kegiatan penting, seperti jadwal ujian, batas pengumpulan tugas, serta informasi terkait kegiatan kampus yang mempengaruhi perkembangan studi. - Interaksi Langsung dengan Pihak Kampus
Melalui aplikasi, orang tua dapat menyampaikan pertanyaan atau kekhawatiran mereka langsung kepada pihak kampus. Hal ini memberikan ruang dialog yang konstruktif antara institusi dan keluarga mahasiswa. - Kemudahan Akses Informasi
Sistem yang user-friendly memastikan bahwa semua informasi yang diperlukan dapat diakses dengan mudah oleh semua pengguna, baik mahasiswa maupun orang tua. Aplikasi ini mendukung perangkat mobile sehingga dapat diakses kapan saja dan di mana saja.
Mengapa Aplikasi Ini Penting?
Undip menyadari bahwa peran orang tua sangat krusial dalam mendukung kesuksesan akademik mahasiswa. Dengan adanya aplikasi ini, orang tua tidak hanya mendapatkan informasi yang akurat dan up-to-date, tetapi juga bisa berperan aktif dalam memantau dan mendukung perkembangan studi anaknya. Hal ini sejalan dengan upaya Undip untuk menciptakan lingkungan akademik yang kondusif dan terintegrasi antara mahasiswa, orang tua, dan pihak kampus.
Selain itu, aplikasi ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian Undip terhadap mahasiswa. Dengan adanya Sistem Pantau Perjalanan Studi, pihak kampus dapat lebih cepat merespons kendala atau masalah yang dihadapi oleh mahasiswa, sehingga solusi dapat diberikan secara tepat dan efisien.
Cara Akses Aplikasi
Untuk mengakses layanan ini, orang tua diminta untuk melakukan login melalui link https://siapundip.ac.id/auth/orangtua dengan mengisi data berikut:
- Nomor Induk Mahasiswa (NIM)
- Tanggal Lahir Mahasiswa (dd-mm-yyyy)
- Nama Ibu Kandung
- Nomor WhatsApp Aktif (Link akses akan dikirim ke nomor WhatsApp)
Setelah data valid diisi, tautan akses akan dikirim secara otomatis untuk memudahkan pemantauan studi mahasiswa.
Dalam rangka optimalisasi penggunaan aplikasi ini, Undip melalui Ketua Program Studi (Kaprodi) mengimbau seluruh mahasiswa untuk mengisi data kontak orangtua.
“Data ini sangat penting agar tautan akses ke Sistem Pantau Perjalanan Studi dapat segera dikirimkan kepada orang tua atau wali, sehingga mereka dapat aktif memantau perkembangan studi mahasiswa,” tutur Retna Hanani, Kaprodi Administrasi Publik.
Sambutan Hangat
Tidak bisa dimungkiri, salah satu alasan utama dibalik lahirnya SIPADI adalah banyaknya kasus mahasiswa yang tidak jujur kepada orang tua mengenai status kuliah mereka. Tidak sedikit mahasiswa yang mengaku masih aktif kuliah padahal sudah cuti, terkena drop out (DO), atau bahkan tidak pernah membayar uang kuliah tepat waktu.
Fenomena ini bukan hanya membebani orang tua, tetapi juga menjadi masalah bagi program studi yang harus menangani mahasiswa yang terus menunda kelulusan.
Dengan hadirnya SIPADI Undip dapat menjadi solusi yang telah lama dinantikan. Sebelumnya, banyak orang tua yang hanya bisa mengetahui perkembangan studi anak mereka melalui laporan langsung dari mahasiswa, yang terkadang tidak selalu transparan. Dengan SIPADI, kini mereka memiliki akses langsung terhadap data akademik anak mereka.
Dukungan terhadap SIPADI juga datang dari pihak kampus yang menilai bahwa sistem ini dapat membantu mahasiswa menjalani perkuliahan dengan lebih disiplin dan terarah. Transparansi akademik yang ditawarkan SIPADI diharapkan dapat meningkatkan tanggung jawab mahasiswa dalam mengelola studi mereka.
Reaksi Mahasiswa
Namun, di balik antusiasme tersebut, muncul berbagai kritik dari kalangan mahasiswa. Banyak yang menganggap bahwa SIPADI terlalu mengontrol kehidupan akademik mereka, mengurangi ruang privasi, serta membuat mereka merasa diawasi secara berlebihan. SIPADI dapat menambah tekanan akademik karena orang tua bisa dengan mudah mengetahui setiap detail studi mereka.

Reaksi Mahasiswa pada Instagram Story @lpmmanunggal, Senin (2/2) (Sumber: Unggahan Akun Instagram @lpmmanunggal)
“Ngapain sih kek anak SD aja,” komentar salah satu akun Instagram yang tidak bisa disebutkan pada Instagram Story @lpmmanunggal.

Poster pengenalan SIPADI Undip yang diunggah pada menfess, Kamis (30/1) (Sumber: Unggahan Akun X @undipmfs)
Pada unggahan akun @undipmfs melalui aplikasi X banyak mahasiswa yang mengkritik bahwa Undip sebaiknya meningkatkan sistem aplikasi SIAP terlebih dahulu dibandingkan meluncurkan aplikasi lain.
“Alah aplikasi SIAP masih jelek UI/UX-nya udah berani aja ngeluarin aplikasi lain,” cuit akun @janeryle.
Reaksi serupa juga diberikan oleh pengikut Instagram akun @lpmmanunggal.
“Bagus sih, tapi benerin SIAP dulu dong,” komentar @elsaerliani.
“Bagus sih, tapi yang harus diprioritaskan harusnya pembenahan aplikasi SIAP,” ungkap @nashiira.
Dengan hadirnya SIPADI, Undip mengambil langkah signifikan dalam meningkatkan transparansi akademik dan memberikan peran lebih besar bagi orang tua dalam mendukung studi mahasiswa. Sistem ini menjadi jawaban bagi banyak kasus mahasiswa yang tidak jujur terkait status perkuliahannya, baik karena kendala akademik maupun alasan pribadi.
Namun, meski inovasi ini disambut baik oleh sebagian pihak, tidak dapat dipungkiri bahwa mahasiswa juga memiliki kekhawatiran tersendiri. Rasa diawasi secara ketat dan potensi meningkatnya tekanan akademik menjadi beberapa alasan di balik kritik yang muncul. Belum lagi permasalahan aplikasi Sistem Informasi Akademik dan Penelitian (SIAP) yang dianggap masih perlu banyak perbaikan sebelum Undip meluncurkan inovasi baru.
Pada akhirnya, efektivitas SIPADI akan sangat bergantung pada bagaimana Undip menyeimbangkan transparansi akademik dengan kenyamanan mahasiswa. Jika diterapkan dengan baik dan didukung oleh sistem yang optimal, SIPADI bisa menjadi terobosan yang bermanfaat bagi semua pihak. Namun, jika sistem ini justru menambah beban, baik bagi mahasiswa maupun pihak kampus, maka evaluasi dan penyempurnaan harus menjadi langkah berikutnya.
Penulis: Nuzulul Magfiroh
Editor: Nurjannah
Referensi:
MKM FSM Undip. (2025, Februari 2). SIPADI Undip: Platform digital untuk pemantauan akademik mahasiswa. Diakses pada 5 Februari 2025 melalui link https://mkim.fsm.undip.ac.id/2025/02/sipadi-undip-platform-digital-untuk-pemantauan-akademik-mahasiswa/
Undipmfs. (2025, Februari 2). Info bagus nih. X. Diakses pada 5 Februari 2025 melalui link https://x.com/undipmfs/status/1884865879227150435




