Peresmian Polytron Stadium: Bentuk Komitmen Undip untuk Mendorong Atlet Muda

Peresmian Gedung Polytron Stadium pada Senin (2/6) oleh Undip bersama Djarum Foundation, Polytron, dan iForte (Sumber: Unggahan Instagram @undip.official)

Peristiwa – Universitas Diponegoro (Undip) resmi memiliki fasilitas olahraga bulu tangkis berstandar internasional dengan diresmikannya Polytron Stadium pada hari Senin (2/6), di Tembalang, Semarang, Jawa Tengah. Peresmian ini menandai sebuah tonggak penting dalam pengembangan olahraga kampus, khususnya cabang bulu tangkis yang menjadi salah satu cabang olahraga unggulan di Indonesia.

Polytron Stadium merupakan hasil kolaborasi strategis antara Undip bersama Djarum Foundation, Polytron, dan iForte. Pembangunan stadion yang megah dan modern ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat bulu tangkis di kalangan mahasiswa dan menjadi pusat pembinaan atlet yang mampu berprestasi hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Fasilitas dan Keunggulan Stadion

Dibangun di atas lahan seluas sekitar 11.000 meter persegi, Polytron Stadium memiliki 5 lapangan bulutangkis dengan ukuran standar internasional, yaitu 13,4 x 6,10 meter. Setiap lapangan menggunakan teknologi lapisan terbaru dari Flypower yang terdiri dari Polyvinyl Chloride (PVC) wear layer, grid stabilizing layer, fiberglass layer, decompression layer, dan foam layer. Teknologi ini dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan maksimal serta mengurangi risiko cedera bagi para atlet saat bertanding maupun berlatih.

Selain lapangan, stadion ini juga dilengkapi dengan tribun berkapasitas 300 penonton, fasilitas toilet yang ramah difabel, ruang atlet, ruang kantor, dan area merchandise. Salah satu ciri khas yang sangat ikonik adalah adanya shuttlecock raksasa yang terpasang di bagian depan stadion, yang menjadi simbol kecepatan, ketekunan, dan dedikasi para atlet bulutangkis.

Peresmian dan Sambutan Resmi

Acara peresmian Polytron Stadium diawali dengan penandatanganan prasasti, serve shuttlecock perdana, dan dilanjutkan dengan pertandingan ekshibisi antara tim legenda Point Blank (PB) Djarum melawan tim dari Undip. Selain itu, juga digelar coaching clinic yang melibatkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bulutangkis Undip dan klub mitra PB Djarum, yang dihadiri oleh sejumlah legenda bulu tangkis Indonesia seperti Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, Sigit Budiarto, dan Hendrawan.

Victor Rachmat Hartono, President Director Djarum Foundation, menyampaikan bahwa pembangunan Polytron Stadium bukan sekadar membangun fasilitas fisik, melainkan juga sebagai simbol komitmen untuk mengembangkan ekosistem bulu tangkis nasional yang kuat dari lingkungan akademik. 

“Stadion ini adalah ladang pembibitan juara masa depan. Kami berharap dari stadion ini akan lahir atlet-atlet kampus yang mampu bersinar di panggung dunia, mengharumkan nama Indonesia,” ujarnya.

Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., mengapresiasi kerja sama dan dukungan dari Djarum Foundation, Polytron, dan iForte dalam mewujudkan fasilitas olahraga berkelas internasional di kampus. 

“Kami percaya Polytron Stadium bukan hanya sebagai tempat latihan, tapi juga menjadi ruang inspirasi, motivasi, serta ajang pembentukan karakter mahasiswa melalui olahraga. Semoga fasilitas ini dapat memacu semangat kompetitif dan sportifitas para mahasiswa,” ungkapnya.

Chief Executive Officer (CEO) Polytron, Hariyono, menambahkan bahwa stadion ini dibangun dengan filosofi yang menghubungkan semangat olahraga dengan dunia pendidikan. “Polytron Stadium adalah rumah baru bulu tangkis Indonesia, tempat tumbuhnya budaya olahraga yang kuat di kalangan mahasiswa dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Sementara itu, Ferdinandus Aming Santoso, President Director & CEO iForte & Protelindo Group, menekankan pentingnya stadion sebagai media pembentukan jejaring sosial dan pengembangan komunitas olahraga di lingkungan akademik. 

“Kami berharap Polytron Stadium tidak hanya menjadi sarana unjuk kemampuan, tapi juga wadah berjejaring bagi civitas academica dan klub mitra,” ujarnya.

Dengan berdirinya Polytron Stadium, Undip semakin lengkap fasilitas pendukung untuk mencetak atlet bulu tangkis berkualitas serta membangun budaya olahraga yang sehat, kompetitif, dan berprestasi. Stadion ini diharapkan menjadi pusat aktivitas olahraga yang mampu menginspirasi dan memotivasi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi mereka di bidang olahraga, khususnya bulu tangkis.

 

Penulis: Nuzulul Magfiroh

Editor: Nurjannah

 

Referensi:

Gonsaga, A. A. E. (2025, Juni 3). Laga ekshibisi Tontowi dan Sigit warnai peresmian stadion bulu tangkis di Undip. Kompas.com. https://www.kompas.com/badminton/read/2025/06/03/04181188/laga-ekshibisi-tontowi-dan-sigit-warnai-peresmian-stadion-bulu-tangkis

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top