Penyerahan piala bergilir Adhikara Kertawidya kepada juara umum PIMNAS ke-34, Universitas Gadjah Mada. (Sumber: YouTube USU Official Social Network).(Sumber: YouTube USU Official Social Network)
Warta Utama – Pada Closing Ceremony yang diadakan pada Jumat (29/10) lewat channel Youtube USU Official Social Network, secara resmi diumumkan para pemenang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-34 tahun 2021 dari berbagai skema PKM. Dari total 735 tim, sebanyak empat tim dari Undip memperoleh medali emas, lima tim memperoleh perunggu, dan satu tim memperoleh medali perak. Berdasarkan hasil tersebut, Undip menduduki peringkat delapan dari 35 besar perguruan tinggi yang ikut terlibat pada PIMNAS tahun ini.
Secara lengkap pemenang PIMNAS dari Undip adalah sebagai berikut:
1. Kategori Poster
Emas: PKM RE Kelas 4, PKM RE Kelas 6, dan PKM RE Kelas 10
Perunggu: PKM RE Kelas 1
2. Kategori Presentasi
Emas: PKM RE Kelas 6
Perak: PKM K Kelas 6
Perunggu: PKM K Kelas 1, PKM K Kelas 6, PKM KC Kelas 4, dan PKM RE Kelas 4
Juara Umum PIMNAS ke-34 sendiri diraih kepada Universitas Gajah Mada yang sudah empat kali berturut-turut mendapat kehormatan tersebut. Lalu, peringkat dua ditempati oleh Institut Pertanian Bogor, dan peringkat tiga oleh Institut Teknologi Sepuluh November. Ketiga perguruan tinggi tersebut memang paling banyak menyumbang tim-tim pemenang.
Total perguruan tinggi yang ikut serta pada PIMNAS ke-34 tahun ini sebanyak 108, baik perguruan tinggi swasta maupun negeri. Acara Closing Ceremony yang dilaksanakan secara hybrid ini dinilai cukup meriah, terbukti dengan banyaknya para pendukung dari berbagai kampus yang menulis kalimat semangat dan selamat di kolom komentar atau live chat di Youtube. Sementara secara luring di Auditorium USU, meskipun terlihat cukup ramai nampaknya para tamu undangan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Ir. Suharti pada sambutannya menyebutkan sebanyak 3126 mahasiswa terlibat pada PIMNAS tahun ini. Ia juga mengatakan bahwa PIMNAS dapat menjadi peluang untuk mahasiswa menjadi pemimpin di masa depan.
Digelar Blended, Ini Kilas Balik PIMNAS 2021

Tangkapan layar malam puncak PIMNAS ke-34 dengan Pamungkas sebagai bintang tamu. (Sumber: YouTube USU Official Social Network).
Pelaksanaan salah satu ajang bergengsi bagi mahasiswa, yakni Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional tentu saja memiliki beberapa rangkaian acara yang dirasa cukup meriah. Berkesempatan menjadi tuan rumah, Universitas Sumatera Utara (USU) dijadikan pusat lokasi pelaksanaan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-34 di tahun 2021. Acara dibuka dengan agenda ramah tamah yaitu penyambutan dewan juri secara simbolis, Senin (25/10) malam di Istana Maimun, Medan sesuai protokol kesehatan yang ketat. Dipilihnya lokasi tersebut, sebagaimana dikutip dalam akun instagram @pimnas34usu karena merupakan salah satu tempat bersejarah peninggalan kerajaan Kesultanan Deli sekaligus menjadi ikon Kota Medan.
Upacara Pembukaan dilangsungkan besoknya, Selasa (26/10) malam. Dapat dikatakan sebagai salah satu inti acara karena terdapat agenda penyerahan piala bergilir Adhikarta Kertawidya dari pemimpin Perguruan Tinggi (PT) Universitas Gadjah Mada ━juara umum tahun 2020━ pada Pusat Prestasi Nasional (Puspernas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) hingga sampai pada ketua dewan juri.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim hadir secara virtual dalam kesempatan tersebut. Dalam sambutannya melalui tayangan videotron, ia mengajak para mahasiswa untuk merefleksikan nilai serta momentum sumpah pemuda 93 tahun silam. “93 tahun yang lalu para pemuda dari berbagai daerah berkumpul untuk merancang konsep bangsa Indonesia dan menyatakannya sebagai komitmen. Kongres Pemuda II telah menjadi lompatan besar dalam sejarah yang membawa Indonesia ke masa depan,” tutur Nadiem.
Dikatakan Nadiem, salah satu nilai sumpah pemuda yang dapat direfleksikan adalah nilai kolaborasi. Dikemukakannya, kolaborasi dapat menghasilkan sebuah inovasi untuk Indonesia yang lebih baik. “Gotong royong yang dicetuskan pemuda akan membawa Indonesia pulih dan menuju kemajuan,” tandasnya.
Sementara itu, proses penjurian dilaksanakan selama dua hari pada Rabu–Kamis (28 & 29/10) siang. Sebanyak 735 tim dari total 105 Perguruan Tinggi (PT) mempresentasikan hasil karya mereka di hadapan dewan juri. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, penilaian meliputi presentasi, poster, laporan akhir, serta luaran berupa video kegiatan atau artikel narrrative review (PKM-P).
Diketahui, presentasi dilangsungkan via Zoom Meetings sesuai bidang kelompok masing-masing kontingen. Berturut-turut rangkaian acara ditutup dengan kegiatan sarasehan, kuliah umum oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, serta pengumuman juara di hari yang sama, Jumat (29/10).
Reporter : Diana Putri & Merry Ivana
Penulis: Diana Putri & Merry Ivana
Editor: Aslamatur Rizqiyah, Fidya Azahro
