
Optimalisasi UMKM melalui Digitalisasi Bersama Pelaku UMKM di Desa Batursari, Rabu (31/7) (Sumber: Dok. Pribadi )
Citizen Journalism – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program optimalisasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui digitalisasi di Desa Batursari, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung pada Rabu, (31/7).
Program kerja (proker) ini dilaksanakan oleh Tim II KKN Undip Desa Batursari. Optimalisasi UMKM bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui UMKM berbasis digital di Desa Batursari.
Kemajuan zaman sekarang ini seakan mengharuskan masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan teknologi. Salah satunya dengan memasarkan produk secara dalam jaringan (daring) untuk memaksimalkan penjualan. Desa Batursari memiliki UMKM yang beragam, di antaranya adalah usaha kopi, gula aren, jenang candil, kerupuk gandum, madu, lentho, dan berbagai produk kerajinan seperti jaran kepang, aksesoris jaran kepang, tenggok, dan kreneng.
Pelaksanaan proker optimalisasi UMKM dilakukan di Balai Desa Batursari dan dihadiri oleh pelaku UMKM setempat. Kegiatan dilakukan dengan penyuluhan oleh mahasiswa KKN terkait digitalisasi marketing melalui media sosial, e-commerce, dan website. Selain itu, juga dapat berupa pemanfaatan linktree sebagai tempat promosi lintas platform untuk menciptakan branding produk yang lebih baik dan memperluas jangkauan produk. Kegiatan penyuluhan diselingi dengan pembagian doorprize untuk mengisi sesi istirahat.
Kepala Desa Batursari, Eko Prasetyo berpesan bahwa, “dengan adanya kegiatan penyuluhan Optimalisasi UMKM melalui digitalisasi, diharapkan menambah pengetahuan masyarakat mengenai cara pemasaran secara online dan akan memajukan UMKM lokal Desa Batursari.”
Tidak hanya itu, optimalisasi UMKM juga dilakukan dengan penambahan pin point UMKM di Google Maps. Tujuan pemasangan pin point ini adalah untuk mempermudah navigasi dan memberikan kemudahan bagi konsumen yang ingin membeli produk secara offline. Beberapa pelaku UMKM juga dibuatkan banner sebagai bentuk pemberian informasi mengenai jenis produk yang dijual.
Dalam sesi pembagian doorprize, para pelaku UMKM turut menyampaikan kesan pesan mereka mengenai kegiatan penyuluhan. Beberapa dari mereka mengungkapkan bahwa kegiatan penyuluhan ini mampu menambah pengetahuan dan ilmu baru yang dapat diimplementasikan untuk bisnis mereka.
Penulis: Faradilla Nisrina Affandi (Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)
Editor: Nuzulul Magrifoh, Ayu Nisa’Usholihah



