Showcase UKM FSM merepresentasikan hilangnya habitat hewan (Sumber : Dok. Pribadi)
Warta Utama – Fakultas Sains dan Matematika (FSM) sukses menyelenggarakan Orientasi Diponegoro Muda (ODM) pada Sabtu, (19/08). Euforia ODM tahun kedua yang diadakan secara offline menghadirkan pembaharuan-pembaharuan dibandingkan tahun sebelumnya.
Berawal dari adanya keresahan ketua dan wakil ketua pelaksana ODM FSM 2023 terkait peran seorang saintis dalam masyarakat, serta kontribusi apa yang akan mereka berikan secara langsung, keduanya pun sepakat mengusung tema “Tilik Lestari”.
Titik Lestari sendiri mengandung makna tindakan pengamatan yang dilakukan untuk memahami dan menghargai nilai-nilai keberlanjutan alam, lingkungan, dan semua aspek kehidupan yang bernilai. Tindakan tersebut menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan sebagai upaya perwujudan masa depan yang lestari.
“Tujuan kami adalah mengajak dan mengingatkan teman-teman mahasiswa baru untuk aware akan isu-isu lingkungan yang amat penting dan erat hubungannya dengan fakultas kami,” tutur Fahriant Ekrie selaku ketua ODM FSM 2023.
Salah satu mahasiswa baru Program Studi Informatika Gege Centiana Putra mengungkapkan bahwa Tema Tilik Lestari sangat relevan dengan masalah mengenai kelestarian alam yang makin peruk pasal hancurnya alam di negeri kita.
Perwujudan tema ODM FSM 2023 tercermin dengan adanya penerapan 3R, yaitu reuse, reduce dan recycle.
Selama kegiatan ODM FSM, panitia tidak menyediakan minuman botol plastik, melainkan mahasiswa baru dianjurkan untuk membawa botol minum sendiri dan mengisi dengan air galon yang telah disediakan.
Setiap sampah kardus konsumsi harus dipilah terlebih dahulu, dengan memisahkan antara sampah plastik, sampah kardus, dan sampah organik. Sampah yang telah dipilah tersebut diubah menjadi uang yang rencananya akan disalurkan ke Beasiswa Nyala Kara oleh bidang Kesejahteraan Mahasiswa (Kesma) BEM FSM.
Tidak hanya sampai disitu, dalam setiap rangkaian acara ODM FSM pun terselip nilai-nilai kelestarian alam yang diharapkan mampu membangkitkan kesadaran setiap mahasiswa baru terkait pentingnya menjaga kelestarian.
Pada acara pembukaan, maskot ODM FSM atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tila melakukan kampanye terkait kelestarian alam.
Dalam showcase UKM pun menghadirkan drama musikal yang merepresentasikan hilangnya habitat hewan, sehingga membuat mereka harus berkelana mencarinya. Pada kegiatan tersebut mahasiswa baru dikenalkan secara pelan-pelan seluruh UKM yang ada di FSM sebagai dasar mereka sebelum melaksanakan expo tour.
Di expo tour inilah mahasiswa baru diajak berkeliling berdasarkan urutan kelompok untuk melakukan sharing dalam setiap stand UKM dan Organisasi Mahasiswa (Ormawa).
Mahasiswa baru juga disuguhkan penampilan pentas seni oleh setiap perwakilan kelas pendidikan karakter (pendikar). Dilanjut dengan rally himpunan, di mana setiap Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) menunjukkan gerakan dan nyanyian khas ketika supporteran.
“Acaranya seru banget. Awalnya aku yang temannya sedikit di jurusan, jadi tambah banyak. Panitia dari ODM FSM juga ramah dan perhatiannya kebangetan. Mereka selalu bikin semangat para pesertanya. Aku secara pribadi salut sama panitia,” kesan Gege Centiana Putra.
Penulis : Nuzulul Magfiroh
Reporter : Murdiana Laila Hikmah, Mahardika Citra, Wijayanti Karunia Dewi
Editor : Fahrina Alya Purnomo