Menuju Pimnas, Tim PKM Undip Siap Hadapi Monev

Kendala Monev

Dengan durasi waktu Monev yang lama, masing-masing tim PKM memiliki kendala dalam konsistensi pengerjaan rencana proposal yang mereka buat. Perlu adanya konsistensi dari dalam tim, serta pembimbing yang mengingatkan tim PKM untuk menyelesaikan PKM-nya.“Ketika mahasiswa kembali ke kampusnya, yang dihadapi mereka kuliah, praktikum, UTS, UAS,” tambah Susatyo.

Sedangkan saat pelaksanaan Pimnas, Susatyo mengatakan kepercayaan diri dan media presentasi yang kurang menjadi salah satu kelemahan Undip dalam menghadapi presentasi di Pimnas. “Terakhir kali Undip mendapat emas presentasi adalah di Pimnas 2013 di Lombok,” ujarnya. Hal itu dikarenakan nilai ilmiah gagasan dan kreativitas mahasiswa dalam PKM yang dirasa masih kurang. “Kadang gagasan dan ide amat sangat bagus, tetapi ketika ditanya landasan teorinya tidak bisa jawab,” kata Susatyo.

Susatyo berharap, pengelolaan PKM menggunakan sistem bukan hanya semangat dalam mengelola PKM masing-masing. “Pengelolaan PKM ini dengan sistem, bukan sekadar semangat yang luar biasa sehingga tidak kontraproduktif,” jelas Susatyo. (Rivan, Dinda)

Versi cetak artikel ini terbit di buletin Joglo Pos Edisi I/Tahun XVII/20 April-15 Mei 2017 di halaman 1 dengan judul “Menuju Pimnas, Tim PKM Undip Siap Hadapi Monev”.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top