Sejarah vlog

Awalnya seseorang bernama Adam Kontras mengunggah sebuah video bersama dengan entri blognya pada tahun 2000. Kemudian di tahun yang sama pada bulan November, Adrian Miles juga memperbarui video yang mengubah text pada gambar diam dan menggunakan kata vlog untuk merujuk video blog yang ia unggah. Di tahun 2004, Steve Garfield meluncurkan video blognya sendiri dan menyatakan bahwa pada tahun itu adalah tahunnya video blog. Dan sejak saat itulah dikenal namanya vlog.
Seiring perkembangannya, popularitas vlog semakin meningkat sejak memasuki tahun 2005. Di tahun itu juga, situs video sharing yaitu YouTube muncul. Dan dalam sekejap, YouTube mendapat posisi peringkat 5 sebagai website yang paling banyak dikunjungi.
Fenomena vlog di YouTube Indonesia
Sejatinya ada berbagai macam bentuk vlog yang terdapat di YouTube. Mulai dari hasil karya luar negeri maupun dalam negeri. Di Indonesia sendiri, ketenaran vlog mulai nampak di tahun 2014. Para YouTuber Indonesia sendiri menjadikan vlogging ini sebagai aktivitas yang sering mereka lakukan. Beberapa diantaranya seperti Channel vlog Skinnyindonesian24 milik Andovi da Lopez dan Jovial da Lopez, Sacha Stevenson, Raditya Dika, Andori Andriani, Reza Oktovian, dan masih banyak lagi.
`Video-video tersebut pun mereka kemas dengan cara menarik, lucu, unik, dan sekreatif mungkin. Gunanya, agar menghibur pengguna yang melihat vlog–vlog mereka. Dan hal tersebut pun terbukti dengan banyaknya subscriber di channel YouTube mereka. Meskipun proses pembuatannya tidak begitu mudah namun apabila hasilnya memuaskan dan mendapat respons bagus dari penonton, hal tersebut menjadi kepuasan tersendiri bagi mereka. Â Pengguna internet yang menikmatinya pun merasa sudah terbiasa dengan kehadiran vloger-vloger di Indonesia ini. Pasalnya hal tersebut dianggap mampu menghibur mereka, serta melalui aktivitas tersebut para vloger merasa terbantu dalam mengasah soft skillnya membuat video berbasis televisi web tersebut. (Ulfa, dari berbagai sumber)



