Melaju ke PIMNAS, Tim PKM VGK Swarna Marcapada Angkat Kearifan Lokal Sebagai Solusi Perubahan Iklim Kawasan Geopark

Tim PKM-VGK Swarna Marcapada ketika Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM (PKP2) pada Kamis (15/9).

Warta Utama – Tim PKM Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK) Swarna Marcapada berhasil lolos seleksi nasional dan melaju ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2022 yang akan digelar pada 30 November – 4 Desember 2022 dengan mengangkat topik “Swarna Marcapada sebagai Konsep Perlindungan Kawasan Geopark dalam Menanggulangi Dampak Perubahan Iklim Berbasis Prinsip Kearifan Lokal”. 

PKM-VGK atau yang sebelumnya adalah PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK) berfokus dan menekankan pada pemecahan masalah secara konstruktif dan berkelanjutan yang dikomunikasikan dalam bentuk konten di media sosial. 

Tim Swarna Marcapada yang terdiri dari Naufal Aziz Mahasiswa S1 Fakultas Hukum,  Mohamed Farrel Mahasiswa S1 Fakultas Hukum,  Dian Komalasari Mahasiswa S1 Fakultas Ilmu Budaya, dan Ishmah Hakini Mahasiswa S1 Fakultas Ilmu Budaya menuturkan alasan mereka terkait penggunaan kearifan lokal sebagai solusi dari dampak perubahan iklim di kawasan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark.

“Karena kami berasal dari sosial humaniora, maka dari itu kami menggunakan pendekatan sosial humaniora juga. Berhubung topik yang kami angkat adalah kawasan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark yang punya permasalahan dengan struktur batuan dan sumber air yang sangat dijaga, nah akhirnya masyarakat ekosistem setempat punya kebudayaan akan hal tersebut,” Ungkap Dian Komalasari selaku anggota Tim PKM-VGK Swarna Marcapada.

Lebih lanjut, Dian mengatakan penggunakan pohon pelindung menjadi salah satu kearifan lokal yang Tim PKM-VGK Swarna Marcapada gunakan terkait permasalahan tersebut.

“Maka dari itu kami mengangkat 2 kearifan lokal, salah satunya dengan menggunakan pohon pelindung. Pohon itu dijadikan penanda akan adanya sumber air yang ada di kawasan karst Gunung Sewu. Kemudian pohon ini juga diberi tanda dnegan kain putih yang menyimbolkan kesakralan pohon agar tidak ditebang,” kata Dian.

Ishmah Hakini yang juga merupakan anggota Tim PKM-VGK Swarna Marcapada berharap konten yang mereka buat untuk PIMNAS tahun ini yakni berupa video dapat memediatisasi khalayak ramai.

“Dengan melaju ke PIMNAS, aku berharap karya yang kami sajikan ini bisa dikonsumsi dan berdampak kepada banyak orang,” tutup Ishmah. 

 

Reporter : Zahra Putri Rachmania

Penulis : Zahra Putri Rachmania

Editor : Rafika Immanuela, Christian Noven

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top