Mahasiswa KKN Undip Ubah Galon Bekas Jadi Kolam Budi Daya Ikan Lele

Penyerahan Probiotik kepada Ketua Kelompok Wanita Tani, Minggu (28/7) (Sumber: Dok. Pribadi)

 

Citizen Journalism – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) 2023/2024, Asih Purnama Sari, Program Studi (Prodi) Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) mengadakan program kerja (proker) pengenalan dan pemanfaatan galon bekas sebagai wadah budi daya ikan lele. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Dukuh Kenteng, Desa Paluhombo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo pada Minggu, (28/7).

Galon bekas yang umumnya dianggap sebagai limbah nyatanya dapat diubah menjadi wadah budi daya ikan lele. Pemanfaatan galon ini bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa bahan yang sering dibuang bisa digunakan kembali, salah satunya yaitu untuk mendukung usaha budi daya ikan.

Selama demonstrasi, peserta diperlihatkan langkah-langkah pembuatan galon bekas menjadi wadah untuk budi daya ikan lele. Langkah-langkah tersebut meliputi memasukkan air ke dalam galon yang telah dipotong bagian atasnya, kemudian ikan lele dimasukkan ke dalam galon. Setelah itu, ceting yang berisi arang serta kangkung diletakkan di atasnya sehingga menutup bagian atas galon.

Selama demonstrasi, anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) nampak sangat antusias. Mereka aktif bertanya tentang berbagai aspek teknis dari proses pembuatan wadah tersebut serta perawatan ikan lele di dalamnya. 

Asih juga menjelaskan tentang pentingnya menjaga kualitas air dan memberi makan ikan secara teratur.

“Airnya dapat diganti saat sudah keruh dan beraroma tidak sedap. pemberian pakan dilakukan perlahan-lahan sampai ikan tidak mau makan lagi,” tutur Asih.

Sesi berikutnya melibatkan praktik langsung. Peserta dibagi dalam beberapa kelompok kecil untuk membuat wadah ikan lele dari galon bekas. Dengan bimbingan dari Tim KKN, peserta berhasil menyelesaikan pembuatan beberapa wadah dan memasukkan bibit ikan lele ke dalam wadah yang telah disiapkan.

Kegiatan ini diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak puas dan bersemangat untuk menerapkan teknik yang telah dipelajari di rumah masing-masing. 

Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memberikan pemahaman baru mengenai budi daya ikan lele dan pemanfaatan barang bekas. Inisiatif ini tidak hanya mengedukasi masyarakat mengenai teknik budi daya yang ramah lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga melalui usaha budi daya ikan.

 

Penulis: Asih Purnama Sari (Mahasiswa Prodi Akuakultur, Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan)

Editor: Ayu Nisa’Usholihah 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top