
Suasana Puncak Acara Orientasi Diponegoro Muda (ODM) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) di Lapangan Dekanat FEB Undip, pada Jumat, (16/8) (Sumber: Manunggal)
Warta Utama – Puncak acara Orientasi Diponegoro Muda (ODM) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) digelar dengan penuh antusias dan kreativitas pada Jumat, (16/8).
Acara yang digelar pada akhir pekan ini menjadi puncak dari serangkaian kegiatan orientasi bagi mahasiswa baru (maba) setelah melalui rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Pendidikan Karakter (Pendikar), sekaligus ajang untuk memperkenalkan organisasi mahasiswa yang ada di FEB Undip.
ODM FEB Undip tahun 2024 kembali menuai sukses, berkat sentuhan inovasi dan kreativitas yang berbeda setiap tahunnya. Kegiatan yang diikuti oleh 1.171 maba yang terdiri dari lima program studi (prodi) ini dirancang dengan pendekatan yang lebih segar dan interaktif, sehingga menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi para peserta.
Kesuksesan ODM tahun ini tidak lepas dari persiapan matang yang dilakukan oleh panitia selama berbulan-bulan. Burhanudin Tsania Lathifa, selaku ketua ODM FEB Undip 2024, mengungkapkan bahwa persiapan untuk ODM FEB dilakukan selama 6 bulan, dimulai dengan pemilihan ketua dan pembentukan struktur panitia.
“Untuk running acara sendiri sekitar bulan Juni, kita persiapkan bagaimana maba kita bina dan diberikan ilmu mengenai Undip Complete,” jelasnya.
Salah satu inovasi terbesar yang dihadirkan adalah teknologi Virtual Reality (VR). VR Economics Tour memungkinkan mahasiswa baru menjelajah kampus FEB secara virtual dan memberikan gambaran nyata tentang lingkungan belajar mereka sebelum benar-benar memasukinya.
“Untuk VR kita susun dari divisi acara, nantinya kita portrait lingkungan atau tempat yang ada di FEB dalam bentuk 360 derajat,” ucap Burhan.
Tidak hanya itu, ODM Festival tahun ini juga menghadirkan berbagai kegiatan yang menunjukkan kreativitas mahasiswa, seperti mozaik 15 pola, parade, orasi oleh pemimpin organisasi mahasiswa (ormawa) di FEB Undip, serta stan tenant yang dapat didatangi oleh maba untuk mencari tahu informasi lebih lanjut mengenai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau ormawa yang diminati.
Keberhasilan ODM FEB Undip 2024 tidak lepas dari kerja keras panitia yang terus berinovasi dan mengeksplorasi ide-ide baru. Mulai dari dekorasi yang dibuat sendiri oleh panitia, hingga mekanisme acara yang lebih terstruktur dan dinamis. Semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman terbaik bagi maba.
Burhan mengungkapkan bahwa ODM tahun ini berlangsung lebih progresif dibandingkan tahun sebelumnya, berkat upaya maksimal yang dilakukan oleh panitia.
“Alhamdulillah ODM tahun ini lebih all out daripada tahun sebelumnya yang membuat ODM tahun ini bisa lebih progresif,” ujarnya.
Dukungan dari pihak dekanat juga menjadi faktor penting dalam kesuksesan acara ini, meskipun terdapat sedikit miskomunikasi.
“Dekanat mendukung penuh, terutama dalam hal pengadaan peralatan dan monitoring. Kami juga lebih dilibatkan dalam prosesnya dibandingkan tahun lalu,” jelas Burhan.
Adanya kendala yang dihadapi yaitu masalah kesehatan, terutama saat mengikuti kegiatan pendikar.
“Jumlah maba yang sakit lebih banyak saat pendikar daripada saat PKKMB, banyak yang dilarikan ke klinik dan RSND (Rumah Sakit Nasional Diponegoro, red),” ujar Burhan.
Burhan menjelaskan bahwa keluhan yang paling sering muncul adalah rasa lelah akibat rangkaian acara yang dimulai cukup pagi, serta beberapa mahasiswa yang belum sempat sarapan sebelum acara dimulai.
Meskipun diliputi berbagai kendala, para maba yang mengikuti acara ini tetap mengungkapkan apresiasi mereka.
“ODM FEB tahun ini memenuhi ekspektasi kami. Semua terasa lebih modern dan interaktif,” ujar Kayla, maba dari Prodi Manajemen.
Kendati menghadapi tantangan dalam mengelola peserta yang banyak, panitia berhasil menjalankan acara dengan lancar dan sukses. Dengan inovasi dan kreativitas yang ditunjukkan, ODM FEB 2024 berhasil membawa perubahan signifikan dan menjadi contoh bagaimana sebuah acara orientasi dapat dirancang lebih menarik dan bermanfaat.
Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dan ide-ide baru mampu menciptakan kesuksesan yang luar biasa, sekaligus memberikan pengalaman tak terlupakan bagi maba FEB Undip.
Reporter: Murdiana Laila Hikmah, Aisyah Tsabita
Penulis: Verheina Jasmine Shakatax
Editor: Hesti Dwi Arini, Ayu Nisa’Usholihah