Isi buku cerita pop-up (Sumber: Dok. Pribadi)
Citizen Journalism – Demi memudahkan proses pembelajaran karakter bagi anak, sekelompok mahasiswa Universitas Diponegoro melalui Program Kreativitas Mahasiswa Skema Kewirausahaan (PKM-K) 2022 menciptakan sebuah inovasi berupa buku dengan berbagai fitur. Kelompok mahasiswa yang diketuai oleh Febiyanti Azis tersebut beranggotakan Ayu Diah Safitri, Muhammad Ilham, Chairullatif Aji Sadewa, dan Silvia Puspa Kumaeroh.
Produk bernama ‘Edukit’ merupakan sebuah paket berisi buku cerita dengan fitur Pop-up dan Augmented Reality, aplikasi Android, dan permainan edukatif. Produk tersebut diciptakan dengan sasaran konsumen ditujukan kepada anak usia 3-9 tahun. Mereka membutuhkan waktu enam bulan untuk membuat produk tersebut hingga akhirnya selesai.
Ide terciptanya produk Edukit berawal dari keprihatinan atas adanya fenomena krisis karakter pada anak yang dapat kita jumpai secara nyata, misalnya kasus pemukulan siswa, fenomena bullying, dan sebagainya. Kemerosotan karakter pada anak menjadi momok yang menakutkan bagi berkualitas atau tidaknya suatu bangsa. Maka dari itu, diperlukan adanya pembentukan karakter pada anak yang dapat ditanamkan sejak usia dini, salah satunya melalui media pembelajaran yang menarik dan interaktif.
Produk dari mahasiswa Undip ini memiliki keistimewaan tersendiri jika dibandingkan dengan produk lain yang serupa, antara lain:
- Alur cerita yang sederhana dan mudah dipahami.
- Desain berwarna dan menarik
- Fitur pop-up untuk menarik minat pembaca.
- Fitur aplikasi yang meliputi menu scan augmented reality, artikel parenting, kuis interaktif, dan video edukatif
- Fitur augmented reality yang memberikan kesan nyata.
- Dilengkapi dengan permainan edukatif yang memberikan pengalaman langsung untuk belajar karakter yang baik pada anak.
Adanya berbagai fitur tersebut memungkinkan terjadinya peran aktif baik dari anak maupun orang tua ketika menggunakan produk tersebut.
“Edukit merupakan produk PKM Kewirausahaan kami sebagai media pembelajaran karakter anak pada rentang usia 3-9 tahun. Produk kami menggunakan konsep belajar sambil bermain sehingga akan memberikan pemahaman yang lebih terutama melalui gaya belajar audio, visual, dan kinestetik,” ujar Febiyanti Azis.
“Kedepannya tidak menutup kemungkinan bahwa produk kami akan dikembangkan lagi dengan berbagai fitur yang lebih lengkap dan dapat merangkap media pembelajaran di sektor tingkatan lainnya,” tambahnya.
Mereka berharap inovasi tersebut bisa menjadi pilihan orang tua dan tenaga pendidik dalam pembelajaran karakter yang baik kepada anak-anak.
Informasi lebih lanjut mengenai Edukit dapat diakses di:
Email : edukitofficial@gmail.com
Instagram : https://www.facebook.com/edukitofficial.id
Facebook : https://www.facebook.com/edukitofficial.id
TikTok : http://tiktok.com/@edukitofficial
Shopee : http://shopee.co.id/edukitofficial
Tokopedia : http://www.tokopedia.com/edukitofficial
WhatsApp Business : +6281321680670
Penulis: Ayu Diah Safitri (Mahasiswa Keperawatan, 2019)
Editor: Rafika Immanuela, Malahayati Damayanti Firdaus




