Pelepasan Tim Ksatria Hydros, Hydrotech Undip, dan Launching Kapal KH Nusantara di Gedung Dekanat FT Undip pada Jumat, (21/6) (Sumber: Akun Instagram @undip.official)
Warta Utama – Universitas Diponegoro (Undip) membuat gebrakan dengan meluncurkan kapal bertenaga surya bernama KH Nusantara pada Jumat, (21/6) di Gedung Dekanat Fakultas Teknik (FT) Undip. Acara tersebut menandai pelepasan tim Ksatria Hydros, Hydrotech Undip yang akan membawa inovasi kapal untuk bersaing di Yanagawa Solar Boat Competition di Kota Yanagawa, Prefektur Fukuoka, Jepang.
Peluncuran KH Nusantara dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., yang mewakili Rektor Undip, Dekan FT Prof. Dr. Jamari, S.T., M.T., serta sejumlah dosen dan tamu undangan.
KH Nusantara, kapal inovatif yang dirancang oleh mahasiswa Departemen Teknik Perkapalan Undip, siap berkompetisi di ajang internasional pada Minggu, (28/7). Yanagawa Solar Boat Competition adalah platform yang mempromosikan pembangunan kota ramah lingkungan dengan energi surya, yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan isu lingkungan dan energi terbarukan.
Namun, terlepas dari semangat dan antusiasme yang ditunjukkan, terdapat kritik yang perlu dipertimbangkan mengenai pendekatan Undip dalam pengembangan proyek ini.
“Pembuatan prototipe ini menggunakan monodisiplin, hanya dilakukan oleh mahasiswa (Departemen, red) Teknik Perkapalan. Ke depannya, akan lebih baik jika dilakukan sinergi dengan keilmuan teknik lain di FT Undip,” ujar Prof. Heru Susanto.
Pernyataan ini menyoroti kurangnya kolaborasi antar departemen yang dapat memperkaya inovasi dan meningkatkan kualitas riset.
Dekan FT, Prof. Jamari, memberikan apresiasi tinggi kepada tim, “Terima kasih atas perjuangan adik-adik mahasiswa. Bawa nama baik Indonesia dan Undip di kancah internasional.”
Ketua Tim Hydrotech Undip Lilik Achmad Prasetyo, memaparkan teknologi yang dipakai KH Nusantara.
“KH Nusantara adalah kapal bertenaga surya yang dirancang dengan teknologi mutakhir di bidang perkapalan. Kami berharap kapal ini dapat bersaing dalam Yanagawa Solar Boat Competition dan mencapai hasil yang membanggakan,” jelasnya.
KH Nusantara menjadi simbol kemajuan teknologi maritim yang ramah lingkungan dari Undip. Namun, keberhasilan proyek ini tidak hanya bergantung pada inovasi teknologinya, tetapi juga pada bagaimana kampus dapat mengintegrasikan berbagai keahlian dan sumber daya untuk mendukung keberlanjutan riset tersebut.
KH Nusantara diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan institusi pendidikan lainnya untuk terus mengembangkan inovasi yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat global. Dengan memanfaatkan potensi energi terbarukan secara optimal, Undip menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang menjadi salah satu fokus utama dalam agenda global saat ini.
Penulis: Nuzulul Magfiroh
Editor: Hesti Dwi Arini, Ayu Nisa’Usholihah
