Kampanye Dialogis Pemira FSM 2020: Mengubah Stigma Kaderisasi hingga Reprisifitas di dalam Kampus

Kampanye Dialogis Pemira FSM 2020 melalui Ms. Teams, Rabu (23/12). (Sumber: Dok. Pribadi)

Warta Utama— Rangkaian Kampanye Pemira FSM 2020 telah mencapai agenda akhir dengan dilaksanakannya Kampanye Dialogis Pasangan Calon Ketua-Wakil Ketua BEM FSM 2021, Rabu (23/12) pukul 13.00 WIB. Kegiatan yang mengangkat tema “Kaderisasi, Birokrasi, dan Harmonisasi Kampus di Masa Pandemi” ini dilaksanakan secara daring melalui media Teams.

Pada kampanye tahun ini, hanya diikuti satu paslon, yaitu Dephen (Kimia, 2018) dan Anak Agung Ngurah Made Dewantara (Informatika, 2018) dengan nomor urut 1. Hal itu dikarenakan tidak ada paslon lain yang melakukan pendaftaran hingga tenggat waktu berakhir.

Dalam topik pertama, dipaparkan masalah kaderisasi di lingkungan kampus yang masih memiliki stigma negatif. “Banyak orang yang masih menganggap kaderisasi merupakan proses yang kurang penting dan dapat mengganggu akademik.” papar Rizayu.

Untuk menghilangkan stigma kaderisasi, Made dan Dephen menawarkan solusi yaitu transparansi. “Kita jelasin ke teman-teman kader, sebenernya kaderisasi itu apa, karena stigma-stigma itu masih ada, kalau kaderisasi itu nanti ngomel-ngomel,” jelas Made.

Permasalahan UKT dan represifitas di dalam kampus juga sempat dibahas dalam topik birokrasi. Untuk menghadapi represifitas, Dephen mengajukan penanggulangan yaitu dengan melakukan konsolidasi.

“Kita harus konsolidasi dulu terkait siapa aja yang direpresif, itu yang pertama. Yang kedua, ketika sudah ada, kita buat press release terkait sikap mahasiswa FSM menghadapi represifitas di dalam kampus,” jelas Dephen.

Kampanye dialogis ini merupakan agenda terakhir Pemira FSM 2020 sebelum memasuki masa tenang yaitu pada tanggal 24 dan 25 Desember. Agenda ini kemudian dilanjutkan dengan pemungutan suara pada tanggal 26 Desember. Pemungutan suara ini akan dilaksanakan melalui web Pemira FSM 2020 yang bisa diakses di pemira.smfsmundip.com.

Reporter: Vania Elvina

Penulis: Vania Elvina

Editor: Winda N, Alfiansyah

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top