
Warta Utama— Undip tetapkan perkuliahan daring pada semester genap tahun akademik (TA) 2020/2021 mendatang. Hal ini didasarkan pada pertimbangan terhadap masukan dari berbagai pihak.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah mengeluarkan keputusan bahwa kegiatan pembelajaran sekolah dapat dilakukan secara tatap muka, Jumat (20/11) melalui siaran langsung akun YouTube KEMENDIKBUD RI. Menindak lanjuti keputusan ini, menteri-menteri kembali menggelar konferensi pers untuk menentukan kebijakan bagi perguruan tinggi, Rabu (2/12).
“Sehubungan dengan keluarnya keputusan bersama empat Menteri tersebut, maka pembelajaran pada tahun akademik 2020/2021 yang akan dimulai bulan Januari 2021 di perguruan tinggi dapat diselenggarakan secara campuran (hybrid learning), dalam jaringan, dan tatap muka,” jelas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Kemendikbud, Nizam, dikutip dari laman kemdikbud.go.id.
Namun, syarat utama dalam kegiatan tatap muka ialah adanya perizinan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat melalui satuan tugas penanganan Covid-19. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melalui surat edaran nomor 445/0017480 tentang antisipasi peningkatan Covid-19, memutuskan untuk menunda pembelajaran tatap muka mulai dari PAUD hingga Pendidikan Masyarakat (Dikmas) pada Januari 2021. Hal ini melihat dari tingginya angka penularan Covid-19 di wilayah Jawa Tengah.
“Kalau kemudian kondisi di daerah itu ternyata peningkatan Covid-nya tinggi ya jangan dulu, nggak boleh, tunda semuanya, ora usah kesusu. Kecuali nanti tiba-tiba terjadi penurunan drastis gitu ya. Di awal-awal bulan, masyarakat taat, vaksin mulai masuk, terjadi penurunan, ya bukan tidak mungkin kita buka. Tapi rasa-rasanya kalau Januari kok belum,” jelasnya dikutip dari laman jatengprov.go.id.
Berdasarkan hal itu, Undip melalui Prof. Budi Setiyono menyatakan akan kembali melaksanakan kuliah daring, kecuali bagi mahasiswa yang harus praktikum dan mahasiswa tahap akhir.
“Dengan berbagai pertimbangan untuk keamanan, maka Undip tetap menjalankan perkuliahan secara daring. Sebab, Jateng masih masuk kategori yang diwaspadai Pandemi Covid-19, dimana Jateng masih masuk zona merah sebagian wilayahnya,” katanya saat diminta konfirmasinya terkait kegiatan akademik Undip, Sabtu (19/12/2020) dikutip dari laman undip.ac.id.
Penulis: Aslamatur Rizqiyah
Editor: Winda Nurghaida, Alfiansyah