
Pemberian Materi Stunting oleh Bidan Yeti pada Jumat (9/8) (Sumber: Dok. Pribadi)
Citizen Journalism – Mahasiswa Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) sukses mengadakan program kerja (proker) multidisiplin pencegahan stunting untuk anak bawah lima tahun (balita). Bertempat di Desa Kalijoso, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang pada Jumat, (9/8), proker tersebut bertajuk “Edukasi dan Demo Pembuatan Makanan Bergizi”.
Kegiatan tersebut digelar di Talang Londo dengan mengundang Bidan Yeti, sebagai pembicara. Ia memberikan edukasi mengenai pencegahan stunting. Para tamu undangan yang merupakan ibu-ibu beserta balitanya sangat antusias dengan materi yang disampaikan.
Selain edukasi, mahasiswa KKN juga membuat berbagai makanan bergizi untuk kemudian dibagikan kepada balita-balita yang hadir. Mahasiswa KKN juga mempresentasikan video demo pembuatan makanan tersebut dan membagikan brosur resepnya agar para ibu dapat membuatnya kembali di rumah masing-masing.
Makanan yang pertama adalah Bodel (Bola-bola Perkedel). Bodel dibuat dengan bahan dasar daun kelor, yang mempunyai banyak kandungan gizi untuk pencegahan stunting. Selain itu, pemilihan bahan dasar pembuatan makanan juga dilatarbelakangi karena di Desa Kalijoso daun kelor sangat melimpah dan menjadi salah satu potensi desa.
Makanan selanjutnya yaitu Puding Susu Buah Naga. Puding susu ini juga memiliki khasiat yang sangat baik. Buah naga sebagai bahan dasarnya diketahui efektif untuk mencegah stunting.
Aswari, selaku Kepala Desa Kalijoso berterima kasih atas program pencegahan stunting di desanya. Ia juga berharap kerja sama dari berbagai pihak agar angka stunting di desanya menurun.
“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan dari pemerintah dan sosialisasi dari bidan serta puskesmas, nanti stunting di Desa Kalijoso menjadi tidak ada,” ujarnya.
Penulis: Arya Aji Dewanto (Mahasiswa D4 Teknologi Rekayasa Otomasi, Sekolah Vokasi)
Editor: Ayu Nisa’Usholihah



