Faktor UAS dan Kesiapan Platform E-Voting, Pemiltas Psikologi Mundurkan Jadwal Pemungutan Suara

Warta Utama – Setelah dilaksanakan Debat dan Kampanye Terbuka, Selasa (30/11), sudah waktunya Pemira Fakultas Psikologi mengagendakan hari pemungutan suara. Awalnya, jadwal pemungutan suara atau E-voting Fakultas Psikologi jatuh pada 3 Desember. Namun, pelaksanaan pemungutan suara dimundurkan menjadi 4 Desember berdasarkan Revisi Surat Keputusan Panitia Pemilihan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro yang diunggah oleh akun Instagram @pemirafpsiundip2020 pada Kamis (3/12).

Muhammad Faqih, Ketua Panlih Psikologi menuturkan mundurnya hari pelaksanaan e-vote ini karena belum adanya kesiapan dari pihak dekanat. Belum adanya respon dari pihak penanggung jawab Platform E-voting, yakni Magenta Media Center (MMC) menjadikan panlih memutuskan untuk memundurkan jadwal pemungutan suara pada Sabtu (4/12).

“Pihak Logistik Panlih Psikologi belum mendapat kabar dari MMC pada sore hari itu (2/12) terkait kesiapan platform e-voting dan belum sempat mengunggah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Akhirnya kita memutuskan untuk mundur ke tanggal 4, pada awalnya,” jelas Faqih selaku Ketua Panlih saat diwawancarai awak Manunggal melalui panggilan WhatsApp, Sabtu (4/12).

Namun, pada Jumat (3/12) sore, pihak Dekanat Fakultas Psikologi mengabarkan bahwa platform E-voting (MMC) masih belum siap karena adanya kendala dari server Undip pusat. Faqih menambahkan bahwa pihak Dekanat baru akan siap (platform e-voting, red) pada Senin (6/12) yang bertepatan dengan jadwal UAS semester ganjil Fakultas Psikologi.

Pertimbangan mundurnya timeline awal pemungutan suara ini juga disebabkan belum adanya trial platform e-voting dengan pihak dekanat dan belum dirilisnya video tutorial bagi seluruh civitas Magenta, terutama bagi para mahasiswa baru.

“Sebelumnya bahkan dari pihak dekanat meminta mundur untuk ke hari minggu (5/12). Namun, aku merasa bahwa itu agak kurang efisien melihat banyak teman-teman (Paslon, Panlih, peserta Permira dan perangkat Pemira, red) pasti ingin mempersiapkan UAS,” ucapnya.

Pada Jumat (3/12) malam pihak Panlih mengumumkan kembali melalui akun Instagram @pemirafpsiundip2020 bahwa terdapat perubahan timeline lagi Pemira Fakultas Psikologi. Perubahan ini mencakup mundurnya hari H pemungutan suara menjadi tanggal 10 Desember.

“Lalu, mengapa akhirnya Panlih memutuskan (hari pemungutan suara) pada hari jumat tanggal 10 Desember? Aku pengen kita semua lebih fokus kepada UAS-nya dan aku merasa pada hari Jum’at sudah tidak ada lagi mata kuliah yang diujikan,” ujar Faqih terkait alasan mundurnya jadwal pemungutan suara Fakultas Psikologi. Pertimbangan lain yang membuat mundurnya jadwal pemungutan suara adalah daftar mahasiswa aktif dari berbagai angkatan yang belum lengkap oleh pihak akademik.

Faqih juga menambahkan bahwa kemunduran jadwal pemungutan suara disertai pula dengan perpanjangan hari tenang, yaitu sampai tanggal 9 Desember. Hal ini karena akan terlihat janggal dan ambigu jika diadakan kembali kampanye oleh paslon maupun timses yang telah dilaksanakan sebelumnya pada 1-2 desember. Namun, civitas Psikologi secara umum dapat mengakses recording debat dan kampanye terbuka via Ms. Teams.

Reporter: Annisa Earlysiam, Aslamatur Rizqiyah
Penulis: Annisa Earlysiam
Editor: Aslamatur Rizqiyah, Dyah Satiti

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top