Eksotika Pohon Cemara di Selatan Yogyakarta

Fasilitas yang ada

Fasilitas yang tersedia memang masih belum lengkap seperti outbond bermain anak-anak, mushola yang terbilang kecil, dan di antaranya masih ada lahan yang kosong. Meski demikian, Anda dapat mengunjungi lokasi konservasi penyu. Konservasi penyu berbasis masyarakat ini dikelola oleh Pusat Pemberdayaan dan Pelayanan Masyarakat Pesisir (P3MP). Sejak tahun 2012, konservasi tersebut menyelematkan telur-telur Penyu Lekang kemudian ditetaskan dan dilepaskan kembali ke samudera. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh komitmen para anggota nelayan untuk bersungguh-sungguh dalam menangani penyelamatan terhadap kelestarian satwa langka ini.

Upaya yang dilakukan pun cukup unik. Dimulai dari memindahkan telur-telur penyu ke sarang buatan yang diciptakan sendiri, untuk kemudian dieramkan di tempat khusus konservasi yang telah disediakan. Kemudian pengelola konservasi juga membuat tempat karantina khusus untuk penyu serta menangkap dan merawat penyu yang sakit setelah bertelur. Hal ini dilakukan sebab penyu yang terlalu lama bertelur di darat, biasanya memiliki fisik yang lemah. Setelah penyu-penyu tersebut dirawat, maka akan dilepaskan kembali induk penyu yang sehat.

Maka tak heran bila banyak pihak yang ikut andil dalam program ini, diantaranya Kelompok Pemerhati Wetland (Mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM),  BLH Kabupaten Bantul dan Provinsi DIY, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul dan Provinsi DIY. Namun sayangnya, proses konservasi ini masih mengalami beberapa kendala seperti belum tersedianya fasisilitas untuk mempermudah pengambilan air laut ke lokasi konservasi penyu yang berjarak lebih kurang 200 m.

Tak kalah menarik

Bagi Anda yang hobi fotografi, tidak ada salahnya untuk Anda menyambangi tempat wisata yang satu ini. Karena selain sejuk, tempat ini juga tak kalah menariknya dengan pantai-pantai yang ada di sekitaran Bantul dan yang pasti cukup memikat hati pengunjungnya. Salah satu yang juga menjadi ciri khas pantai ini ialah deburan ombaknya yang cukup besar, sehingga pengunjung yang berwisata pun harus tetap waspada. Nah, apabila Anda berminat untuk berwisata ke pantai ini, jangan sampai melewatkan suasana sunset, terlebih sangat cocok untuk Anda yang ingin menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih. (Ulfa/Manunggal)

Versi cetak artikel ini terbit di majalah Manunggal Edisi XXII/September/Tahun XV/2016  di halaman 25-27 dengan judul “Eksotika Pohon Cemara di Selatan Yogyakarta”.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top