Dukung Program Pemerintah, RSND Gelar Sentra Vaksin Booster

Warta Utama – Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih belum usai. Di awal tahun 2022, pemerintah sudah kembali menginstruksikan masyarakat untuk melakukan vaksin dosis ketiga atau lebih dikenal dengan vaksin booster.

Dalam rangka mendukung program ini, Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) membuka Sentra Vaksinasi Booster yang dimulai sejak 28 Februari hingga 4 Maret 2022.  Layanan vaksin booster di RSND masih belum memiliki rencana perpanjangan dan hanya akan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Kita belum ada rencana perpanjangan kecuali dari rektorat atau dari pihak lain ada yang menginginkan perpanjangan,” tutur dr. Farmaditya Eka Putra, M.Si.Med, PhD selaku Ketua Vaksinasi RSND ketika diwawancara melalui Microsoft Teams oleh Awak Manunggal, Rabu (2/3).

Farmaditya menerangkan bahwa vaksin booster sangat penting untuk melindungi tubuh dari virus Covid-19 beserta varian-variannya karena vaksin primer akan menurun perlindungannya seiring berjalannya waktu. Adapun kelompok prioritas dan penting untuk mendapatkan vaksin booster ini, yaitu lansia dan orang-orang yang memiliki imun yang lemah.

“Sentra Vaksin Booster berjalan dengan lancar dan disambut antusias oleh segenap Civitas Akademika Undip. Bahkan untuk di hari terakhir, hari Jumat (4/3), kuotanya sudah penuh sebanyak 500 orang,” ujar dia.

Layanan Sentra Vaksin Booster yang bertempat di Laboratorium Sentral FK Undip RSND ini tidak hanya diperuntukkan khusus bagi Civitas Akademika Undip, melainkan juga masyarakat umum yang dapat mengikuti pelayanan ini sesuai prosedur registrasi.

“Ada dua jalur pendaftaran. Bagi Civitas Akademika Undip, registrasi dilakukan melalui SSO, sedangkan untuk masyarakat umum bisa mendaftar melalui website Victori yang memang disediakan oleh Dinas (Kesehatan, red) untuk masyarakat umum,” ungkapnya
Selain pendaftaran online, RSND pun memberi opsi fasilitas terkait pendaftaran secara offline. Namun, khusus sistem pendaftaran offline, rumah sakit hanya menerima peserta vaksin yang datang sebelum pukul 12.00 WIB.

“Pendaftaran offline hanya kita fasilitasi untuk orang-orang yang SSO nya sedang bermasalah atau mungkin NIK yang diinputkan pada waktu vaksin pertama dan kedua itu salah, sehingga tidak match dan tidak bisa mendaftar melalui SSO maupun website Victori,” tambahnya

Adapun jenis vaksin yang diberikan pada Sentra Vaksin Booster ini adalah AstraZeneca, sehingga syarat yang diberikan sesuai dengan ketentuan dari pemerintah, yaitu:

  • Usia lebih dari 18 tahun
  • Khusus untuk vaksin 1 dan 2 menggunakan Sinovac dengan sinovac dan AstraZeneca dengan AstraZeneca;
  • 3 bulan dari Dosis ke 2;
  • Membawa KTP, bukti vaksin ke 2 dan kartu pendaftaran vaksin melalui SSO maupun Victori.

Penyelenggaraan Sentra Vaksin Booster ini dinilai berjalan lancar dan efektif sehingga tidak membuat para pendaftar kesulitan. Dinda, seorang mahasiswa FIB angkatan 2019 yang berpartisipasi pada Rabu, (2/3) mengatakan bahwa dirinya sangat terbantu dengan adanya Sentra Vaksinasi Booster ini.

“Acaranya berjalan dengan sangat efektif dan sistematis. Alur vaksinasinya tidak rumit dan ada banyak petugas yang sigap mengarahkan peserta vaksinasi,” ujar Dinda ketika diwawancarai oleh Awak Manunggal.

Setelah usainya program sentra vaksin booster ini, RSND akan tetap melayani pelayanan vaksin regular dengan mengikuti kuota dan ketersediaan dari vaksin.

“Peserta yang mungkin berhalangan hadir pekan lalu masih bisa untuk mendaftar vaksin regular. Akan tetapi, kuotanya akan mengikuti stok atau ketersediaan dari vaksin tersebut,” pungkas Farmaditya. Lebih lanjut ia berharap bahwa segenap Civitas Akademika Undip bisa mendapatkan vaksin booster karena tidak kalah penting dari vaksin sebelumnya.

Reporter: Siti Latifatu S, Rafika Immanuela
Penulis: Siti Latifatu S, Rafika Immanuela
Editor: Christian Noven

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top