Diponegoro Art Competition: Ajang Kompetisi Seni Terbesar di Undip

Closing Ceremony dan Awarding Diponegoro Art Competition, Minggu (25/5) di Gedung Prof. Soedarto Undip Tembalang (Sumber: Manunggal). 

 

Warta Utama – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro (Undip) Bidang Seni dan Olahraga (Seniora) sukses menggelar Diponegoro Art Competition (DAC) 2024. Acara ini merupakan event tahunan yang telah diadakan sejak tahun 2022 dan menjadi ajang kompetisi seni terbesar di Undip. 

Di tahun 2024, DAC kembali digelar dengan mengusung tema “The Endless Living with Culture”.  Rangkaian acara DAC 2024 terdiri dari tiga bagian utama, yaitu Pre-Event, Main Event, dan Closing Ceremony.

Pre-Event DAC 2024 berlangsung pada Sabtu, (11/5) di Gedung Prof. Soedarto Undip, dengan menyelenggarakan kompetisi Ratoh Jaroe tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) serta mahasiswa se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Rizki Fachreza, selaku ketua pelaksana DAC 2024 mengatakan bahwa acara Pre-Event ini bertujuan untuk mengangkat tradisi sekaligus memberikan kesempatan kepada para perempuan untuk berprestasi.

“Diadakan Ratoh Jaroe itu untuk mengangkat tradisi aja sih, ‘kan Ratoh Jaroe umumnya cewe-cewe. Jadi, kita mengangkat kalo cewe-cewe itu bisa berprestasi tanpa menghilangkan jati dirinya,” terang Rizki. 

Kompetisi ini berlangsung meriah dengan penampilan memukau dari setiap tim yang berpartisipasi. Setelah penampilan yang penuh semangat dan energik, pemenang kompetisi diumumkan pada hari yang sama.

Juara 1 diraih oleh Tim Ratoh Jaroe SMAN 4 Semarang (SMAPA), juara 2 jatuh kepada Tim Ratoh Jaroe U17 Universitas Diponegoro, sementara Juara 3 disabet oleh Tim Kasmaran dari SMAN 4 Surakarta. Selain itu, Tim Xaviera dari Universitas Islam Indonesia (UII) berhasil meraih penghargaan untuk kategori  Best Costume.

Salah satu peserta dari tim Ratoh Jaroe SMAPA, Khansa Deniswara, mengungkapkan kebahagiaannya atas kemenangan tersebut. 

Seneng banget. Gak nyangka sih, bisa menangin lomba ini. Karena ‘kan kakak kelas juga dulu sudah pernah menang. Jadi, kayak punya tuntutan lebih untuk mempertahankan juara satu,” ujar Khansa. 

Setelah acara Pre-Event sukses digelar, acara Main Event DAC 2024 dibuka secara resmi pada Minggu, (12/5) di Gedung Teater Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). 

Main Event ini adalah ajang kompetisi seni terbesar di Undip dengan 14 tangkai seni lomba, meliputi penulisan cerpen, monolog, penulisan puisi, penulisan lakon, baca puisi, cover lagu pop, cover lagu dangdut, cover lagu seriosa, cover lagu keroncong, vokal grup, fotografi jurnalistik dan seni, desain media kampanye sosial, lukis, serta komik strip.

Acara Main Event DAC 2024 diikuti oleh 160 peserta dari masing-masing delegasi fakultas.  Acara tersebut diadakan di Gedung B FISIP serta Student Centre (SC) Undip untuk cabang seni lukis. 

Selain menjadi kompetisi seni terbesar di Undip, DAC 2024 juga memiliki tujuan khusus tahun ini. Dengan diadakannya Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2024 oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), DAC berfungsi sebagai ajang seleksi untuk memilih mahasiswa yang memiliki potensi di bidang seni sebagai delegasi Undip pada Peksiminas 2024.

Setelah Main Event usai digelar, Closing Ceremony dan Awarding DAC 2024 berlangsung meriah di Gedung Prof. Soedarto Undip pada Sabtu, (25/5). Acara ini menandai penutupan DAC dengan pengumuman pemenang dari 14 cabang seni yang dilombakan.

Acara tersebut menjadi agenda yang paling ditunggu-tunggu oleh para peserta lomba DAC 2024. Dengan diumumkannya para pemenang lomba setiap tangkai seni,  FISIP dinyatakan sebagai Juara Umum 1, diikuti oleh Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) sebagai Juara Umum 2, dan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) sebagai Juara Umum 3.

Najla Haura ‘Azizah mahasiswa Program Studi (Prodi) Ekonomi Islam 2022 berhasil meraih Juara 2 pada cabang seni lukis. Ia membagikan pengalamannya selama mengikuti serangkaian lomba DAC 2024 ini.

Pas berlangsungnya lomba itu bener-bener aku ngelukis di kanvas 1 meter dan selama 8 jam. Itu kek dari mood ngelukis, terus ga mood, sampe mood lagi.  Something new sih buat aku, jadi itu berkesan banget,” ungkap Najla. 

Setelah awarding selesai dibacakan, acara Closing Ceremony dimeriahkan dengan beberapa penampilan, seperti dance dari Dainty, Band Centipide, Band Overside, dan ditutup dengan penutupan secara simbolis. Di luar rangkaian acara, masih terdapat penampilan tambahan seperti flashmob dan hiburan dari Band Sakuntala. Dengan ditutupnya acara ini, seluruh rangkaian acara DAC 2024 berakhir dengan sukses. 

Zenia Indri Hapsari mahasiswa Psikologi 2022 selaku wakil ketua pelaksana DAC 2024 berharap agar kompetisi ini dapat mewadahi para seniman yang ada di Undip.

“Semoga dengan adanya DAC ini, dapat mewadahi seniman yang ada di Undip dan orang-orang juga lebih aware terhadap seni,” jelas Zenia. 

Reporter: M. Irham Maolana, Hildha Muhammad Tahir, Maylika Ardiva Pramesti

Penulis: M. Irham Maolana

Editor: Hesti Dwi Arini, Ayu Nisa’Usholihah 

Scroll to Top