Diagram Sampah: Pengelolaan yang Lebih Terarah

Sosialisasi Alur Pengelolaan Sampah di Undip kapada Petugas TPST Undip pada Jumat, (6/12) (Sumber: Dok. Pribadi)

Citizen Journalism – Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), pada tahun 2023, timbulan sampah di 376 kabupaten/kota se-Indonesia sebanyak 40.142.395,95 ton/tahun dengan sampah terkelola sebanyak 60,38% dan sampah tidak terkelola sebanyak 39,62%. Dengan demikian, jumlah sampah yang tidak terkelola masih tergolong banyak. Sampah yang tidak terkelola dapat menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengelolaan sampah yang baik.

Dalam pengelolaan sampah, diperlukan adanya fasilitas yang memadai sehingga sampah dapat terkelola dengan optimal. Salah satu fasilitas pengelolaan sampah adalah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Di TPST sampah dikelola dengan berbagai cara, seperti dikumpulkan, dipilih, digunakan ulang, didaur ulang, diolah, hingga diproses akhir. Salah satu contoh TPST adalah TPST Universitas Diponegoro (Undip).

TPST Undip menjadi salah satu fasilitas yang diperlukan dalam pengelolaan sampah, khususnya sampah yang ada di lingkungan Undip. Namun, TPST Undip masih memiliki beberapa kendala, salah satunya yaitu tidak adanya informasi alur pengelolaan sampah di lingkungan Undip. Hal ini dapat mengakibatkan ketidaktahuan bagi pengunjung TPST dan civitas academica dalam alur pengelolaan sampah yang ada.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Afiq Fahmi Hasan mahasiswa Departemen Teknik Lingkungan 2021, selaku tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Sustainable Development Goals (SDGs) 2024 “Optimalisasi TPST Undip sebagai Sarana Edukasi Pengelolaan Sampah berbasis Ekonomi Sirkular dan Zero Waste”, berinisiatif dalam pembuatan diagram alur pengelolaan dan pengolahan sampah.

Dengan program “Pembuatan Diagram Alur Pengelolaan dan Pengolahan Sampah di Undip hingga TPST, Guna Mendukung TPST Undip sebagai Tempat Edukasi Pengolahan Sampah”, Afiq membuatkan diagram alur pengelolaan sampah Undip. Lalu, diagram pengelolaan sampah tersebut disosialisasikan kepada petugas TPST Undip. Adapun harapan dari pembuatan diagram dan kegiatan sosialisasi tersebut adalah petugas TPST Undip dapat menjelaskan alur pengelolaan sampah di Undip kepada pengunjung TPST.

Kegiatan sosialisasi tersebut diadakan pada Jumat, (6/12) pukul 13.00–15.00 WIB di TPST Undip Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, dan diikuti oleh petugas TPST Undip sebanyak delapan orang. Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Afiq menjelaskan mengenai diagram alur pengelolaan sampah Undip, dari awal sampah tersebut berasal hingga produk yang dapat dihasilkan.

Sampah di Undip dibedakan menjadi dua, yaitu sampah yang berasal dari Undip (taman, fasilitas gedung umum milik Undip, dan lain-lain) dan unit kerja (fakultas atau unit layanan terpadu). Sampah yang berasal dari Undip langsung mengalami pengangkutan ke TPST Undip. Di TPST Undip, sampah melalui proses pemilahan. Setelah proses pemilahan, sampah dibedakan menjadi tiga, yaitu sampah organik (daun, ranting, dan rumput), anorganik (botol plastik, gelas plastik, dan barang loak), serta sampah residu (plastik kemasan dan sisa makanan).

Berdasarkan prosesnya, sampah organik dibedakan menjadi dua, yaitu komposting (untuk sampah daun dan rumput) yang menghasilkan U-Kompos dan pirolisis (untuk sampah ranting) yang menghasilkan bahan bakar minyak. Sementara itu, sampah anorganik dikirimkan ke Dipo Waste Bank sehingga menjadi uang dan sampah residu dibakar sehingga menjadi zero waste.

Diagram alur pengelolaan dan pengolahan sampah tersebut dibagikan kepada petugas TPST dalam bentuk soft file dengan harapan dapat dicetak lebih banyak sehingga informasi dapat lebih tersebar luas. Kegiatan pembuatan diagram dan sosialisasi ini juga diharapkan dapat mendukung TPST Undip sebagai sarana edukasi bagi civitas academica Undip dan masyarakat umum.

Penulis: Afiq Fahmi Hasan (Mahasiswa Departemen Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik)
Editor: Ayu Nisa’Usholihah

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top