Dentuman Keras di Tembalang: SPBU Undip Meledak

Insiden Ledakan di Salah Satu Pompa Bensin SPBU Undip, Rabu (10/1). 

(Sumber: Unggahan Akun X @undipmenfess)

Semarangan – Rabu (10/1) sekitar pukul 12.00 WIB warga Tembalang dikejutkan dengan dentuman keras seperti suara ledakan. Dentuman tersebut berasal dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Universitas Diponegoro (Undip) No. 44.502.23 yang bertempat di Jl. Prof. Soedarto, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah. 

Insiden yang sempat membuat geger masyarakat setempat ini diduga terjadi karena adanya korsleting yang menyebabkan salah satu mesin pengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) meledak dan mengeluarkan asap yang membubung. 

Dikutip dari detikJateng, polisi masih menyelidiki penyebab dan kronologi ledakan yang terjadi. 

“Awalnya ada korsleting terus meledak, tetapi kami belum tahu pastinya karena masih proses penyelidikan. Seperti apa (kelanjutannya, red) nanti menunggu Labfor,” terang Kanit Reskrim Polsek Tembalang, Iptu Mukhlisin.

Mukhlisin mengatakan, mesin-mesin pompa di SPBU Undip mengeluarkan suara ledakan. Kemudian, ledakan tersebut berimbas pada terbakarnya sekitar area pompa bensin.

Saat insiden terjadi, seorang pelanggan bernama Putri Muna mengaku terkejut dan panik. Ketika sedang mengisi BBM, tiba-tiba mendengar suara ledakan dua kali yang disusul oleh munculnya percikan api. 

“Saya sedang isi bensin, terus terdengar ledakan keras, duar begitu, dua kali. Motor tak tinggal, saya lari,” ujarnya seperti dikutip dari Okezone News.

Kesaksian lainnya juga datang dari seorang pedagang bernama Heri yang berada di sekitar lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ia mengatakan bahwa situasi pelanggan saat insiden terjadi tidak begitu ramai.

“Suara ledakannya dua kali, kencang sekali seperti suara ban truk tronton meledak. Kemudian, ada api, tetapi tidak besar,” jelasnya. 

Tim keamanan SPBU berusaha memadamkan api dengan alat pemadam milik SPBU serta melaporkan kejadian ke Polsek Tembalang. Setelah beberapa saat, pemadam kebakaran tiba bersama Polsek Tembalang dan Inafis Semarang. Api berhasil dipadamkan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan bantuan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Dalam insiden tersebut, beberapa fasilitas SPBU, seperti dispenser, genset, dan panel listrik, rusak. Terlepas dari kenyataan bahwa tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir sekitar Rp350 juta dan seorang petugas kebersihan mengalami luka-luka kecil. 

Kejadian ledakan ini kemudian menjadi perbincangan hangat di media sosial, salah satunya yaitu di akun X @undipmenfess. Sontak, berita tersebut langsung dikonfirmasi oleh PT. Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT).

“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, warga Semarang. Benar terjadi letupan api (flash fire) di area dispenser (mesin pompa BBM) di SPBU 44.502.23. Tidak ada korban jiwa pada insiden tersebut. Untuk alasan keselamatan, SPBU berhenti beroperasi dan semua kelistrikan telah dimatikan,” jelas akun X @PatraNiagaRJBT dalam membalas unggahan akun X @undipmenfess. 

Saat ini, lokasi insiden telah dipasangi garis polisi dan akan dilakukan investigasi lebih lanjut oleh Tim Pertamina Patra Niaga bersama pihak kepolisian. 

“Tim Pertamina Patra Niaga telah berada di lokasi kejadian dan tengah dalam investigasi lebih lanjut. Untuk pelayanan pengisian BBM terdekat, dapat mengisi BBM di SPBU 44.502.11 Jl. Ngesrep Timur, Tembalang,” imbuhnya. 

 

Reporter : M. Irham Maolana

Penulis : M. Irham Maolana

Editor : Ayu Nisa’Usholihah

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top