Memfiksikan Kitab Suci
Menukil cuitan @ivanlanin, “Kata itu netral, tafsir manusia membuatnya memihak.” Begitulah nasib kata ‘Fiksi’ hari ini. Alih-alih menyelamatkan kata ‘Fiksi’ dari peyoratif atau keruntuhan wibawa, argumen Rocky Gerung perihal “Kitab Suci adalah fiksi,” di politainment Selasa lalu akhirnya berbuntut pada kecemasan atman ‘tidak dapat dimengerti’. Puthut E.A pun sampai-sampai kemarin hari turut angkat pena di […]
Memfiksikan Kitab Suci Read More »





