Opini

Kembali Jadi Manusia di Kala Corona

Opini – Coronavirus diseases atau biasa yang disebut COVID-19, menjadi fenomena yang menggemparkan dunia di permulaan tahun 2020. Virus yang ditemukan pertama kali di Wuhan, Provinsi Hubei, China ini bukan lagi sekadar wabah, melainkan sudah ditetapkan World Health Organization (WHO) menjadi tingkat pandemi. Penyebarannya yang begitu pesat membuat banyak negara ikut terkena dampaknya, salah satunya […]

Kembali Jadi Manusia di Kala Corona Read More »

Mengapa Aspek Ekologi-Sosial Omnibus Law Tidak Dipercakapkan?

Ilustrasi (Sumber: Istimewa) Opini— Omnibus Law menjadi cause celebre[1] dan diskursus perdebatan publik karena muncul dalam satu kondisi politik yang genting[2]: di antara kontroversi RKUHP yang belum selesai, impunitas terhadap fungsi maksimal KPK, simplifikasi fungsi Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) demi percepatan laju inverstasi, serta macetnya pertumbuhan ekonomi nasional. Pun, banyak kalangan menganggap Omnibus Law mengancam keberlangsungan

Mengapa Aspek Ekologi-Sosial Omnibus Law Tidak Dipercakapkan? Read More »

Banjir 2020, Salah Siapa?

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat tinjau lokasi banjir. (Sumber: inisiatifnews.com) Tahun baru identik dengan acara penyambutan pergantian tahun, baik dengan pesta kembang api maupun makan bersama. Namun, agaknya berbeda dengan perayaan tahun baru kali ini. Tepat tanggal 1 Januari 2020, wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tergenang banjir. Bukan banjir seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini

Banjir 2020, Salah Siapa? Read More »

Perihal Resolusi Tahun Baru

Ilustrasi (Sumber: pribadi) Tahun baru memang identik dengan membuka lembaran baru dan menutup lembaran lama. Eh, jangan menutup lembaran lama, tapi menyimpan lembaran lama. Lalu, pernahkah kalian melihat unggahan para warganet yang menyinggung soal resolusi? Saya yakin kalian pernah melihatnya, kecuali jika kalian tidak menggunakan media sosial. Terlintas dalam pikiran saya tentang seberapa pentingkah resolusi

Perihal Resolusi Tahun Baru Read More »

Quarter Life Crisis: Haruskah Khawatir dengan Masa Depan?

Sumber: Pinterest Pagi ini, saya tertegun setelah membaca artikel dari Kumparan —yang muncul di lini masa twitter. Dalam artikel tersebut dikatakan bahwa berdasarkan survei yang dilakukan oleh LinkedId, Quarter Life Crisis (QLC) rata-rata dirasakan oleh manusia pada umur 27 tahun. QLC hadir karena rasa khawatir dan cemas dengan kehidupan di masa depan. Kecemasan tersebut meliputi

Quarter Life Crisis: Haruskah Khawatir dengan Masa Depan? Read More »

Fenomena Wajib yang Ada Saat Pemira

sumber foto: globalnews.ca Memasuki petengahan hingga akhir semester ganjil, publik Undip selalu diwarnai dengan huru-hara Pemilihan Raya (Pemira). Layaknya perayaan tahunan, pesta yang satu ini selalu ramai sejak awal dimulai dan mungkin hingga akhir rangkaiannya nanti. Sayangnya konteks keramaian disini bukan karena adanya inovasi ataupun prestasi. Namun, lebih kepada drama dan kisruh yang selalu ada

Fenomena Wajib yang Ada Saat Pemira Read More »

Scroll to Top