Ilustrasi jenjang karier seseorang. (Sumber: Wallpaperbetter.com)
Warta Utama – Quarter Life Crisis (QLC) kini menjadi tantangan yang tidak dapat dilepaskan dari generasi muda. Fase saat seseorang diliputi ketidakpastian akan kehidupan di masa depan ini kerap dialami oleh mereka yang berusia 18-30 tahun, bahkan berpotensi memengaruhi perspektif psikologis yang cenderung labil.
Terinspirasi dari problematika modern ini, Baik Group – perusahaan startup yang bergerak di bidang career development help consultant sejak tahun 2020 – membuka sesi Webinar A(RE) Y(O)U READY? dengan mengangkat tema “Understanding The Quarter Life Crisis”. Sesi webinar dibuka secara gratis via kanal Zoom Cloud Meetings, Jumat (23/7) mulai pukul 19.00-20.30 WIB.
“Life crisis is a part of career development. These days, banyak banget orang-orang muda yang mengalami QLC, tetapi belum tahu cara yang tepat untuk mengatasinya,” ungkap Ayu Nabilah, Founder Baik Group dalam sesi wawancara bersama Awak Manunggal, Senin (2/8) via Zoom Cloud Meetings. “Maka dari itu, webinar ini diharapkan dapat membantu generasi muda untuk lebih memahami fase QLC and realize that this is a normal phase. Mereka tidak sendirian dalam proses ini.”
Cukup unik dan tidak biasa, Baik Group menggunakan konsep talk show serta Question and Answer (QnA) dalam webinar yang dihadiri oleh lebih dari 200 partisipan ini. Metode ini dinilai efektif dalam menjalin komunikasi atau interaksi dua arah yang menyenangkan antara speaker dengan partisipan.
“Lewat sharing talkshow dan QnA, kita bisa belajar dari pengalaman. Apalagi soal karier di mana teman-teman partisipan membutuhkan output yang lebih mengedukasi dan inspiring untuk masa depan mereka,” imbuh Ayu.
Sejalan dengan Ayu, Amirah Zahra, Public Relation Baik Group juga menerangkan bahwa Baik Group menargetkan kredibilitas guest speaker yang spesifik bergerak di bidang psikologi untuk berbagi pengalaman mereka kepada partisipan. Kali ini, pilihan pun jatuh kepada Anandre Forastero, Head of Human Capital PT Sentra Vidya Utama dan Alumnus Psikologi UI; dan Josephine Angelina, Talent Acquisition Specialist Bukalapak dan Alumnus Psikologi UNS.
“Karena kita berbicara tentang QLC, maka kita ingin mengajak orang bergerak di bidang psikologi juga sebagai speaker dan umurnya juga tidak terlalu beda jauh dengan partisipan, yaitu di antara 18-30 tahun, di mana secara general mereka juga pernah mengalami fase ini,” terang Amirah.
Berkomitmen dengan visi yang dibawanya, yakni Helping You Become a Better You, Baik Group secara terbuka mengajak generasi muda yang tertarik untuk berproses dan terlibat aktif dalam setiap episode Webinar A(RE) Y(O)U READY ?
Untuk mengikuti sesi virtual ini, calon partisipan dapat mengakses info yang dipublikasikan melalui website baikgroup.com/are-you-ready dan akun Instagram @baikgp.
“Setelah mendaftar, calon partisipan akan mendapatkan e-mail yang berisi detail kontak dan tautan yang dapat digunakan untuk bergabung dalam meeting,” pungkas Ayu.
Reporter: Christian Noven
Penulis: Christian Noven
Editor: Aslamatur Rizqiyah, Fidya Azahro
