Bantu UMKM Bulusan, Mahasiswa Undip Gelar Workshop Gratis

Suasana penyampaian materi oleh Alfiansyah dan Jorgy Yusuf sekalu peserta di Kantor Kelurahan Bulusan, Kamis (4/2). (Foto: Istimewa/Yahya)

Di tengah kondisi ekonomi terdampak pandemi, mahasiswa Undip adakan pelatihan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk pulihkan perekonomian. Kegiatan ini diadakan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I di Kelurahan Bulusan, Tembalang, Kota Semarang pada Kamis (4/2).

“Pelatihan yang kami adakan itu terdiri dari berbagai materi. Ada kepenulisan, desain, pemasaran pada media sosial, manajemen bahan baku, pembukuan keuangan digital, perdagangan elektronik, dan ditutup oleh sosialisasi pencegahan COVID-19,” ujar Jorgy Yusuf selaku salah satu penyelenggara.

Jorgy juga menambahkan, bahwa pelaksanannya tidak lupa penyelenggara dan peserta tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat. 

“Iya itu (protokol kesehatan) sudah pasti kita terapkan,” tambahnya.

Jorgy bersama rekannya Alfiansyah memaksimalkan kegiatan ini dengan membahas materi kepenulisan konten dan pemaksimalan penggunaan media sosial untuk pemasaran. Materi tersebut merujuk pada latar belakang akademik mereka, yaitu S1-Sastra Indonesia. 

“Ya, kami berusaha sebisa mungkin memberikan ilmu yang kami dapat selama kuliah sih,” jelas Alfian.

Adanya pelatihan ini mendapatkan respon postif. Yuniarti, selaku peserta dan pemilik UMKM FR Entrepreneur, menjelaskan bahwa kegiatan cukup membantu dalam ranah promosi dan publikasi. 

“Program yang disampaikan oleh mahasiswa adalah program yang sangat hebat. Semoga UMKM di Bulusan lebih baik dan lebih jaya” tuturnya.

Selain Yuniarti, Danny selaku Ketua UMKM Bulusan juga sampaikan ucapan terima kasih kepada mahasiswa KKN Undip yang sudah menggelar kegiatan ini.

“Atas nama GKS UMKM Bulusan, kami ucapkan terima kasih karena teman-teman mahasiswa mau bersama dengan kami untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Supaya apa yang sudah disampaikan tadi bisa dijadikan pengalaman baru bagi kami. Kami sangat senang dan berterima kasih sekali,” ungkapnya.

Pengadaan Fasilitas Pencegahan COVID-19

Selain adakan pelatihan, Jorgy dan Alfian juga membuat sabun cuci tangan dan poster langkah-langkah mencuci tangan yang baik sebagai pengingat masyarakat. Walaupun harus beraktivitas penuh di tengah pandemi, sabun cuci tangan ini diharapkan mampu menjadi senjata utama masyarakat memerangi COVID-19. 

“Sabun cuci tangan ini kami kemas dengan cara yang unik, dengan mengumpulkan beberapa peralatan perang lainnya, mahasiwa KKN Undip menamakannya dengan nama Covid Kit. Dibungkus dengan kantong kertas, Covid Kit berisi sabun cuci tangan, masker kain, gantungan masker, handsanitizer, leaflet, dan poster,” tutup Jorgy.

 

Penulis: Alfiansyah dan Jorgy Yusuf (S1-Sastra Indonesia)

Editor: Dyah Satiti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *